14 WBP Lulus Sidang TPP Rutan Prabumulih

Prabumulih, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) bagi 14 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan mengikuti program pembinaan lanjutan, Sabtu (10/9). Sembilan WBP diusulkan mengikuti program Cuti Bersyarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat (PB), sedangkan sisanya diusulkan mengikuti prpgram CB. Ke-14 WBP yang disidang TPP berasal dari pelbagai kasus seperti narkotika, pencabulan, pemerasan, penggelapan, pemcurian, dan penipuan. Sidang ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Prabumulih, Syukron Hamdani, didampingi oleh sejumlah pejabat Rutan Prabumulih. “Semua nggota TPP agar lebih selektif dalam penelitian kelengkapan pemberkasan serta keadaan WBP yang diusulkan karena peserta terbanyak berasal dari kasus narkotika,” tegas Syukron. Para WBP, khususnya yang terjerat kasus narkotika, juga diingatkan bahwa mereka bukan bebas murni, namun bersyarat atau menjalani sisa pidana di

14 WBP Lulus Sidang TPP Rutan Prabumulih
Prabumulih, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) bagi 14 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan mengikuti program pembinaan lanjutan, Sabtu (10/9). Sembilan WBP diusulkan mengikuti program Cuti Bersyarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat (PB), sedangkan sisanya diusulkan mengikuti prpgram CB. Ke-14 WBP yang disidang TPP berasal dari pelbagai kasus seperti narkotika, pencabulan, pemerasan, penggelapan, pemcurian, dan penipuan. Sidang ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Prabumulih, Syukron Hamdani, didampingi oleh sejumlah pejabat Rutan Prabumulih. “Semua nggota TPP agar lebih selektif dalam penelitian kelengkapan pemberkasan serta keadaan WBP yang diusulkan karena peserta terbanyak berasal dari kasus narkotika,” tegas Syukron. Para WBP, khususnya yang terjerat kasus narkotika, juga diingatkan bahwa mereka bukan bebas murni, namun bersyarat atau menjalani sisa pidana di luar rutan. “Kalian tetap harus datang ke balai pemasyarakatan untuk melapor karena masih dalam pengawasan. Jadi, jangan lagi tersangkut kriminal karena otomatis PB maupun CB akan dicabut dan kalian harus harus kembali menjalani sisa hukuman di dalam rutan ditambah kasus yang baru,” imbau Karutan. Sebelumnya, para WBP juga telah dites urin oleh Badan Narkotika Nasional Kota Prabumulih saat mengajukan permohonan pembinana lanjutan. “Saat Surat Keputusan (SK) program pembinaan lanjutan kalian terbit, kalian akan dites kembali. Bila terindikasi narkotika, SK akan dibatalkan dan akan kami tembuskan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti,” tegas Syukron. Dari hasil sidang tersebut, ke-14 WBP dinyatakan lulus karena telah memenuhi persyaratan dan telah mengikuti proses tes dengan baik tanpa hambatan.     Kontributor: Asnawi

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0