45 Persen Penghuni Lapas di Lahat Adalah Kasus Narkoba

LAHAT -- Setidaknya dari 359 orang penghuni Lapas Kelas IIA Lahat, 45 persennya merupakan narapidana yang tersandung kasus narkoba. Angka ini cukup memprihatinkan, apalagi jumlah tersebut belum mengalami penurunan dari tahun ketahun. Seperti yang diungkapkan Kasi Binapi Lapas Lahat, Firman Syahri SIP MH. "Untuk jumlah keseluruhan kasus narkoba dominan. Setidaknya 45 persen dari seluruh Napi yang ada,"ungkapnya. Kendati demikian lanjut Firman,  kondisi tersebut masih lumayan jika dibandingkan dengan Kota Palembang. Dari data yang dimiliki seluruh Sumsel, Palembang memegang urutan cukup fantastis, yakni 65 persen kasus narkoba. Melihat tingginya kasus narkoba ini, sesuai dengan status darurat yang dikeluarkan pemerintah pusat. Berbagai langkah dalam pembinaan napi pun terus dilakukan, salah satunya dengan membekali napi di bidang keagamaan. Sehingga saat mereka bebas, dapat menerapkan kebaikan yang diterima selama menjadi warga binaan, bukan justru menjadi lebi

45 Persen Penghuni Lapas di Lahat Adalah Kasus Narkoba
LAHAT -- Setidaknya dari 359 orang penghuni Lapas Kelas IIA Lahat, 45 persennya merupakan narapidana yang tersandung kasus narkoba. Angka ini cukup memprihatinkan, apalagi jumlah tersebut belum mengalami penurunan dari tahun ketahun. Seperti yang diungkapkan Kasi Binapi Lapas Lahat, Firman Syahri SIP MH. "Untuk jumlah keseluruhan kasus narkoba dominan. Setidaknya 45 persen dari seluruh Napi yang ada,"ungkapnya. Kendati demikian lanjut Firman,  kondisi tersebut masih lumayan jika dibandingkan dengan Kota Palembang. Dari data yang dimiliki seluruh Sumsel, Palembang memegang urutan cukup fantastis, yakni 65 persen kasus narkoba. Melihat tingginya kasus narkoba ini, sesuai dengan status darurat yang dikeluarkan pemerintah pusat. Berbagai langkah dalam pembinaan napi pun terus dilakukan, salah satunya dengan membekali napi di bidang keagamaan. Sehingga saat mereka bebas, dapat menerapkan kebaikan yang diterima selama menjadi warga binaan, bukan justru menjadi lebih buruk. "Setalh narkoba napi pencurian, ketiga asusila. Kami terus membenahi warga binaan ini, harapan kami mereka dapat hidup normal ditengah masyarakat kembali,"jelasnya. Disisi lain, sampai awal Juli ini, jumlah penghuni Lapas Lahat, yang berada di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pasar Lama, Kota Lahat, kapasitas overload. Sebab, kapasitas Lapas Lahat hanya 261 warga binaan. Kenyataannya penghuni mencapai 359 orang, yang ditempatkan dalam beberapa blok. sumber: tribunnews.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0