7 WBP LPP Ambon Terima SK Asimilasi di Rumah

7 WBP LPP Ambon Terima SK Asimilasi di Rumah

Ambon, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Asimilasi di rumah kepada tujuh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (22/1). SK tersebut dikeluarkan berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI (Permenkumham) Nomor 32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19 kepada WBP.

 

Bertempat di depan Lapas Perempuan Ambon, SK Asimilasi di rumah diserahkan Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Ambon, Ellen M. Risakotta. Turut hadir seluruh jajaran struktural Lapas Perempun Ambon dan keluarga WBP yang mendapat SK Asimilasi di rumah.

 

Kalapas menjelaskan dalam Permenkumham Nomor 32 tahun 2020 terdapat beberapa poin penyempurnaan sebagai pengganti Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19. “Selamat kepada tujuh WBP yang telah mendapatkan SK Asimilasi di rumah sehingga bisa berkumpul kembali dengan keluarganya,” ucap Ellen.

Ia menambahkan narapidana yang melakukan pengulangan tindak pidana yang sebelumnya telah dijatuhi pidana dan berkekuatan hukum tetap serta narapidana kasus narkotika, prekursor narkotika, dan psikotropika yang dipidana penjara paling singkat lima tahun dipastikan tidak akan mendapatkan hak Asimilasi. Ketentuan ini dikecualikan bagi narapidana kasus narkotika, prekursor narkotika, dan psikotropika dengan pidana di bawah lima tahun yang tetap diberikan Asimilasi dan integrasi sesuai Permenkumham Nomor 32 Tahun 2020.

 

Selain itu, Asimilasi tidak diberikan kepada narapidana tindak pidana pembunuhan pasal 339 dan pasal 340, pencurian dengan kekerasan pasal 365, kesusilaan pasal 285-290 KUHP, serta kesusilaan terhadap Anak sebagai korban pasal 81 dan pasal 82 Undang-Undang RI (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Kami harap WBP tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak melakukan tindakan melawan hukum atau mengulangi kesalahannya kembali,” pesan Ellen.

 

Keluarga WBP penerima SK Asimilasi di rumah pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan, terkhusus Lapas Perempuan Ambon, yang selama ini telah menjaga dan membina keluarganya sehingga mendapatkan program Asimilasi di rumah. (IR)

 

 

 

 

Kontributor: Arisandi Karmen

What's Your Reaction?

like
10
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0