agar Tembok Lapas Narkotika Tanjungpinang Roboh

BINTAN, batamtoday - Kendati baru 10 bulan diserahterimakan kontraktor pelaksana ke Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, pagar beton yang dibangun di area lembaga itu roboh sepanjang 50 meter di bagian belakang sebelah kiri di Km 18 Bintan. Akibatnya, lokasi areal yang sebelumnya dikelilingi dinding beton, saat ini menganga tanpa tembok pembatas. Beruntung, sejak diserahterimakan PT Tri Alam Penagih pada Agustus 2011 lalu, belum ada narapidana yang menghuni Lapas Narkotika itu. Kalapas Narkotika Agus Sofian yang dikonfirmasi wartawan dengan kondisi robohnya 50 meter tembok dinding beton Lapas Narkotika itu, terkesan enggan memberikan keterangan dengan alasan pihaknya tidak berwenang memberikan keterangan."Tanyakan ke Kanwil Hukum dan HAM saja, dan kalau mau

agar Tembok Lapas Narkotika Tanjungpinang Roboh
BINTAN, batamtoday - Kendati baru 10 bulan diserahterimakan kontraktor pelaksana ke Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, pagar beton yang dibangun di area lembaga itu roboh sepanjang 50 meter di bagian belakang sebelah kiri di Km 18 Bintan. Akibatnya, lokasi areal yang sebelumnya dikelilingi dinding beton, saat ini menganga tanpa tembok pembatas. Beruntung, sejak diserahterimakan PT Tri Alam Penagih pada Agustus 2011 lalu, belum ada narapidana yang menghuni Lapas Narkotika itu. Kalapas Narkotika Agus Sofian yang dikonfirmasi wartawan dengan kondisi robohnya 50 meter tembok dinding beton Lapas Narkotika itu, terkesan enggan memberikan keterangan dengan alasan pihaknya tidak berwenang memberikan keterangan."Tanyakan ke Kanwil Hukum dan HAM saja, dan kalau mau nanya dan meliput (ambil gambar) ajukan surat izin dulu dari Kanwil hukum dan HAM Kepri," kata Agus Sofian kepada wartawan yang turun ke lokasi, Rabu (8/2/2012). Sementara itu, sejumlah petugas Sipir Lapas Narkotika yang ditemui batamtoday mengatakan kalau tembok tersebut roboh pada Desember 2011 lalu, tak berapa lama setelah pihaknya menempati dan ditugaskan di Lapas Narkotika yang belum berpenghuni itu."Robohnya, saat musim hujan Desember 2011 kemarin, tak lama setelah kami menempati dan mulai ditugaskan di Lapas ini," kata salah seorang petugas Lapas Narkotika pada batamtoday.Namun demikian, untuk pelaksanaan perbaikan, tambah Sipir, saat ini pihak kontraktor PT Tri Alam Penagih bersedia melakukan perbaikan lanjutan, dengan biaya sendiri. Namun, saat ditanya, atas dasar hukum dan kesepakatan apa, kontraktor pelaksana, kembali melaksanakan perbaikan dan pembangunan pekerjaan 50 meter lebih tembok Lapas Narkotika itu, sejumlah petugas di Lapas Narkotika Tanjungpinang menyatakan tidak tahu. "Kalau itu, kami tidak tahu, bapak tanyakan aja langsung ke Kanwil," ujar sipir itu lagi. Sebagaimana diketahui, pelaksanaan pembangunan Lapas Narkotika Tanjungpinang di Km 18 Bintan ini, mulai dilaksanakan pada 2009 lalu, melalui pemberian lahan dan pematangan lahan dengan menggunakan dana dari APBD Provinsi Kepri. Selanjutnya, pada 2010 pelaksanaan pembangunan gedung mengunakan dana puluhaan miliar rupiah, sedangkan untuk pembangunan tembok memakan dana Rp2,7 miliar lebih DIPA dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Sayangnya, pelaksanaan pembangunan tembok pada satu hektar lebih lokasi Lapas Narkotika ini, sudah roboh sepanjang 50 meter, termasuk pos penjagaan yang berada di sudut sebelah kiri bangunan.Pantauan batamtoday, selain tembok sepanjang 50 meter roboh, sejumlah sisi lain tembok pagar Lapas Narkotika ini, juga terlihat retak-retak. Kuat dugaan pembangunan tembok dengan tinggi 6-7 meter itu, tidak menggunakan bata merah, dan tulang rangka besi sebagai bestek bangunan.         (Charles/Dodo)
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0