Badan Terpenjara, 60 Napi di Inhu Masih Bisa Cicipi Pendidikan

RENGAT, GORIAU.COM- Kabar gembira bagi narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Rengat. Walau badan terkurung, namun masih bisa mengecap pendidikan. Karena tahun ini pihak Rutan Rengat akan memberikan pendidikan program paket A, B dan C terhadap WBP secara gratis. "Tahun 2014 ini, kita langsung membuka tiga tingkatan paket, setara SD, SMP dan SMA yang akan diikuti 60 0rang. Paket A 20, paket B 20 dan paket C 20 orang", ujar Kepala Rutan Rengat melalui Kasi Pelayanan Tahanan, Rudinur, Rabu (27/8/2014) di Pematang Reba. Dikatakan Rudinur, pemberian pendidikan paket setara dengan pendidikan formal ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) penghuni Rutan. Agar setelah bebas menjalankan hukuman, mereka bisa memanfaatkan ilmu yang dapat bahkan bisa melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Ini adalah bentuk pembinaan pendidikan yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana penghu

Badan Terpenjara, 60 Napi di Inhu Masih Bisa Cicipi Pendidikan
RENGAT, GORIAU.COM- Kabar gembira bagi narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Rengat. Walau badan terkurung, namun masih bisa mengecap pendidikan. Karena tahun ini pihak Rutan Rengat akan memberikan pendidikan program paket A, B dan C terhadap WBP secara gratis. "Tahun 2014 ini, kita langsung membuka tiga tingkatan paket, setara SD, SMP dan SMA yang akan diikuti 60 0rang. Paket A 20, paket B 20 dan paket C 20 orang", ujar Kepala Rutan Rengat melalui Kasi Pelayanan Tahanan, Rudinur, Rabu (27/8/2014) di Pematang Reba. Dikatakan Rudinur, pemberian pendidikan paket setara dengan pendidikan formal ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) penghuni Rutan. Agar setelah bebas menjalankan hukuman, mereka bisa memanfaatkan ilmu yang dapat bahkan bisa melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Ini adalah bentuk pembinaan pendidikan yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana penghuni Rutan Rengat. "Mata pelajaran yang akan diberikan berupa pendidikan keagamaan, jasmani, pendidikan budi pekerti dan juga program umum lainnya", sebutnya. Kegiatan ini terlaksana berkat bekerja sama dengan dinas pendidikan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Pematang Reba, jelasnya. Sementara itu, Kepala SKB Pematang Reba, Hj Endang Iryanti saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. "Benar, pihak Rutan telah membuat kesepakatan kerjasama dengan SKB terkait penyelenggaraan paket belajar untuk warga binaan yang ada di Rutan", sebutnya. Dikatakan, pelajaran yang diberikan setara dengan pendidikan formal dan mengikuti kurikulum 2013 yang telah diterapkan. "Untuk ruangan belajar disediakan oleh Rutan, SKB hanya menyediakan tenaga pengajar yang berjumlah 17 orang. Diantaranya, paket A 2 orang, paket B 7 orang dan paket C 8 orang termasuk guru agama. Dalam satu minggu diadakan tiga kali pertemuan", tandas Endang.(jef) Sumber : goriau.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0