BRI Fasilitasi Tingginya Transaksi Keuangan di Lapas Kediri

LENSAINDONESIA.COM: Perputaran uang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang lumayan besar, menjadi peluang bagi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menyediakan fasilitas transaksi berbentuk Automated Teller Machine (ATM). Hal ini yang terjadi di Lapas Kediri, Jawa Timur. Narapidana di Lapas ini leluasa mendapatkan segala kebutuhanya dalam transaksi keuangan. Pasalnya, di lapas, mereka mempunyai kartu Brizzi, produk buatan BRI. Brizzi adalah “kartu sakti” yang bisa dibelikan apa saja asal mempunyai simpanan di Bank BRI. Dan perputaran uang di Lapas Kediri per hari bisa mencapai jutaan rupiah dan setiap bulanya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Hal itu terlihat dari setoran para pengunjung Lapas saat menjenguk saudara ataupun keluarganya yang jadi binaan di Lapas. Biasanya, pengunjung menyetor uang dengan menggunakan kartu Brizzi dengan nilai bervariatif. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu. Dan pada saat ini kartu Brizzi yang ada di Lapas Kediri sudah

BRI Fasilitasi Tingginya Transaksi Keuangan di Lapas Kediri
LENSAINDONESIA.COM: Perputaran uang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang lumayan besar, menjadi peluang bagi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menyediakan fasilitas transaksi berbentuk Automated Teller Machine (ATM). Hal ini yang terjadi di Lapas Kediri, Jawa Timur. Narapidana di Lapas ini leluasa mendapatkan segala kebutuhanya dalam transaksi keuangan. Pasalnya, di lapas, mereka mempunyai kartu Brizzi, produk buatan BRI. Brizzi adalah “kartu sakti” yang bisa dibelikan apa saja asal mempunyai simpanan di Bank BRI. Dan perputaran uang di Lapas Kediri per hari bisa mencapai jutaan rupiah dan setiap bulanya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Hal itu terlihat dari setoran para pengunjung Lapas saat menjenguk saudara ataupun keluarganya yang jadi binaan di Lapas. Biasanya, pengunjung menyetor uang dengan menggunakan kartu Brizzi dengan nilai bervariatif. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu. Dan pada saat ini kartu Brizzi yang ada di Lapas Kediri sudah mencapai 500-an lebih. Petugas BRI , saat ditemui di kantor Kediri yang ada di Jl. KDP Slamet.A mengatakan, penyetoran uang penjenguk langsung diberikan pada petugas BRI yang ada di Lapas. “Memang ada petugas dari bank yang memang diberi tugas di Lapas dan menerima uang setoran dari penjenguk, yang akan memberikan uang pada keluarganya yang jadi binaan Lapas,” ungkap pegawai BRI yang diketahui bernama Andi Adi Nurcahyo. Dan saat dikonfirmasi berapa minimal nilai yang diterima oleh pihak bank dari setoran di LAPas, Andi menyebutkan per hari petugas bisa menerima uang dari kartu Bizzi yang ada dilapas bisa mencapai 5 sampai 10 juta perhari, dan itu hanya dimulai dari pukul 8.00 wib hingga pukul 13.00 wib. ” setoran yang ada dilapas hanya dibuka pada saat jam besuk saja mas, ” ungkapnya. Sementara itu nilai uang yang disetorkan dengan menggunakan kartu Brizzi hanya dibatasi Rp 1 juta saja per kartu. Andi juga menambahkan, uang para narapidana terkumpul dan akan dimasukan ke rekening Lapas. Apabila sewaktu waktu narapidana membutuhkan uang untuk membeli sesuatu, mereka bisa menggesekan pada mesin Brizzi yang sudah disiapkan oleh pihak Bank BRI.   Di Kartu Brizzi ada nomor pemiliknya, jadi setiap narapidana lain lain nomernya. Dan saat ditanya sudah berapa lama kartu Brizzi masuk ke Lapas kediri, Andi mengaku sudah sekitar satu tahun lalu. Kartu Brizzi juga mempunyai resiko. Apabila hilang atau dicuri orang bisa langsung digunakan.@andik kartika Sumber : lensaindonesia.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0