Dirjen PAS Jangan Diisi Orang yang Baru Belajar

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsy mengingatkan pemerintah tidak sembarangan memilih orang untuk mengisi jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Menurut Aboebakar, kursi Dirjen PAS itu cukup panas. "Pak Handoyo sudah pernah merasakannya, bahkan beliau sampai mengundurkan diri. Ini pertanda bahwa butuh orang luar biasa yang sanggup menghadapi tantangan mengelola lembaga pemasyarakatan," kata dia, Rabu (17/6). Karenanya, kata dia, diperlukan orang yang benar-benar telah memahami kondisi seluk beluk dalam pengelolaan lapas, supaya jangan sampai kursi panas tersebut ditempati oleh orang yang baru belajar. "Sehingga membutuhkan waktu untuk proses pengenalan dan penyesuaian diri," katanya. Dia pun mengingatkan, metode seleksi jabatan yang dilakukan untuk menjaring Dirjen PAS harus dilakukan dengan transparan. "Tentunya kalo mekanisme yang digunakan adalah open biding, seharusnya dilaksanakan dengan profesiona

Dirjen PAS Jangan Diisi Orang yang Baru Belajar
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsy mengingatkan pemerintah tidak sembarangan memilih orang untuk mengisi jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Menurut Aboebakar, kursi Dirjen PAS itu cukup panas. "Pak Handoyo sudah pernah merasakannya, bahkan beliau sampai mengundurkan diri. Ini pertanda bahwa butuh orang luar biasa yang sanggup menghadapi tantangan mengelola lembaga pemasyarakatan," kata dia, Rabu (17/6). Karenanya, kata dia, diperlukan orang yang benar-benar telah memahami kondisi seluk beluk dalam pengelolaan lapas, supaya jangan sampai kursi panas tersebut ditempati oleh orang yang baru belajar. "Sehingga membutuhkan waktu untuk proses pengenalan dan penyesuaian diri," katanya. Dia pun mengingatkan, metode seleksi jabatan yang dilakukan untuk menjaring Dirjen PAS harus dilakukan dengan transparan. "Tentunya kalo mekanisme yang digunakan adalah open biding, seharusnya dilaksanakan dengan profesional, transparan dan akuntable," katanya. (boy/jpnn) Sumber : jpnn.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0