DWP Lapas Watampone Dukung Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kab. Bone

Watampone, INFO_PAS –Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Watampone, Any Lukman Amin, menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bone, Rabu (24/10). Hadir pula Kepala Lapas Watanpone, Lukman Amin. Pada kesempatan itu, Ketua Tim PKK dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Liestiaty F. Nurdin, melantik istri dari Bupati Bone sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Bone periode jabatan 2018-2023. “Kami siap akan mendukung dan siap untuk bersinergi Dengan Tim PKK Kabupaten Bone lewat organisasi DWP,” janji Any. Ketua Tim PKK dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Liestiaty F. Nurdin, mengatakan peran dari PKK sangat membantu dalam pencapaian keberhasilan dari pemerintah. [caption id="attachment_67747" align="aligncenter" width="300"] DWP Lapas Watampone Dukung Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kab. Bone

Watampone, INFO_PAS –Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Watampone, Any Lukman Amin, menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bone, Rabu (24/10). Hadir pula Kepala Lapas Watanpone, Lukman Amin. Pada kesempatan itu, Ketua Tim PKK dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Liestiaty F. Nurdin, melantik istri dari Bupati Bone sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Bone periode jabatan 2018-2023. “Kami siap akan mendukung dan siap untuk bersinergi Dengan Tim PKK Kabupaten Bone lewat organisasi DWP,” janji Any. Ketua Tim PKK dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Liestiaty F. Nurdin, mengatakan peran dari PKK sangat membantu dalam pencapaian keberhasilan dari pemerintah. [caption id="attachment_67747" align="aligncenter" width="300"] DWP Lapas Watampone[/caption] “Saya sangat mengharapkan agar semua pihak dapat selalu bersinergi sehingga program  program dari Tim PKK  dan Dekranasda dapat tercapai sesuai rencana,” harapnya. Istri Nurdin Abdullah itu juga menyinggung soal tingginya angka kematian ibu hamil dan melahirkan serta meningkatnya pernikahan di usia anak yang membuat miris. “Disinilah peran penting PKK agar mampu membantu pemerintah daerah dalam mensosialisasikan, memberi pemahaman ke masyarakat secara langsungtentang dampak negatif dari pernikahan di usia Aanak, serta melanjutkan kampanye ibu sehat yang ditandai dengan kesadaran para ibu memeriksakan kehamilannya di RS, Puskesmas, atau Posyandu,” tegas Liesty.      Kontributor: A. Yudistira  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0