Family Support Group Penting Bagi WBP Korban Napza

Sungguminasa, INFO_PAS -  Family Support Group bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dinilai sangat efektif dalam memberi dukungan dalam pemulihan korban penyalahgunaan dan ketergantungan narkotika dan zat adiktif lainnya (Napza). “Pentingnya peran keluarga dalam proses pemulihan bagi korban Napza untuk memberi pemahaman sekaligus meminta dukungan pihak keluarga WBP selama anggota keluarganya selama menjalani proses terapi dan rehabilitasi di dalam Lapas,” ujar Askari Utomo, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasibinadik) Lapas Narkotika Sungguminasa dalam kegiatan Family Support Group, Sabtu (31/1). Pertemuan yang digelar di Aula Lapas ini dihadiri oleh Kepala Lapas (Kalapas), Konselor dan Pembina program Therapeutic Community (TC), WBP yang tergabung dalam Komunitas TC dan Keluarga WBP yang secara khusus diundang pada acara ini. Kalapas Narkotika Sungguminasa, Erwedi Supriyatno saat ditemui menyampaikan apresiasinya kepada keluarga WBP

Family Support Group Penting Bagi WBP Korban Napza
Sungguminasa, INFO_PAS -  Family Support Group bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dinilai sangat efektif dalam memberi dukungan dalam pemulihan korban penyalahgunaan dan ketergantungan narkotika dan zat adiktif lainnya (Napza). “Pentingnya peran keluarga dalam proses pemulihan bagi korban Napza untuk memberi pemahaman sekaligus meminta dukungan pihak keluarga WBP selama anggota keluarganya selama menjalani proses terapi dan rehabilitasi di dalam Lapas,” ujar Askari Utomo, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasibinadik) Lapas Narkotika Sungguminasa dalam kegiatan Family Support Group, Sabtu (31/1). Pertemuan yang digelar di Aula Lapas ini dihadiri oleh Kepala Lapas (Kalapas), Konselor dan Pembina program Therapeutic Community (TC), WBP yang tergabung dalam Komunitas TC dan Keluarga WBP yang secara khusus diundang pada acara ini. Kalapas Narkotika Sungguminasa, Erwedi Supriyatno saat ditemui menyampaikan apresiasinya kepada keluarga WBP yang telah ikut membantu pembinaan anggota keluarganya di dalam Lapas. “Terima kasih atas kepedulian dari Keluarga selama ini semoga nanti setelah keluarganya bebas dapat benar-benar menjauhi narkoba,” pesannya Erwedi. Di lain pihak Asriani (24) salah seorang istri dari WBP menyatakan siap mendukung segala upaya untuk menjauhkan suaminya dari pengaruh narkoba. “Semoga kelak jika suami saya sudah bebas, tidak akan terjerumus menggunakan dan bersentuhan dengan narkoba lagi,” harap Asriani. (NH)       Kontributor        :  KUSRIYADI

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0