Gowes Bareng, Cara Rutan Sinjai Jalin Sinergi dengan Forkopimda

Gowes Bareng, Cara Rutan Sinjai Jalin Sinergi dengan Forkopimda

Sinjai, INFO_PAS - Gowes bareng dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi salah satu cara jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sinjai untuk menjalin sinergi pelaksanaan tugas di Kabupaten Sinjai serta menjaga kebugaran tubuh selama pandemi Coronavirus disease (COVID-19). Kegiatan gowes rutin wilayah Kabupaten Sinjai tersebut tergabung dalam Wadah SINMORI atau Sinjai Morning Rider. Bahkan, pada hari libur komunitas ini kadang melaksanakan kegiatan gowes sampai ke kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Bone, atau Bulukumba.

Menurut Kepala Rutan Sinjai, Muhammad Ishak, kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, juga bermanfaat untuk menjalin sinergi dengan Forkopimda maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan menunjang pelaksanaan tugas, terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan,” terangnya, Minggu (21/2).

Sebagai orang baru di Kabupaten Sinjai, Ishak bisa bergaul untuk menjalin sinergi dengan unsur Forkopimda dan Kepala OPD Kabupaten Sinjai sehingga bisa lebih mengenalkan program pembinaan WBP. Selanjutnya, dengan berkeliling gowes ke tempat-tempat wisata di Kabupaten Sinjai, ia bisa melihat Kabupaten Sinjai memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa dan tidak kalah dengan tempat wisata lain di kabupaten atau daerah lain di Indonesia.

Sebut saja hutan mangrove dengan panjang sekitar lebih kurang 13 km. Tidak semua daerah di Sulawesi Selatan memiliki ini. Keindahan alam Kabupaten Sinjai juga bisa dilihat di wilayah Sinjai Barat. Saat gowes ke Sinjai Barat, rasa lelah menyusuri trek yang mendaki sepanjang jalan terbayar dengan keindahan alam yang disajikan Sang Maha Pencipta. Sawah yang tertata bersusun untuk menyiasati kontur tanah yang miring menyajikan pemandangan yang sangat indah, ditambah lagi dengan sejuknya udara pegunungan kaki Gunung Bawakaraeng. Salah satu hal yang sangat diminati oleh masyarakat.

“Dengan kegiatan ini, saya juga bisa menjaga kebugaran tubuh selama masa pandemi COVID-19. Dengan terjaganya kebugaran tubuh, diharapkan imunitas bisa tetap terjaga sehingga kita bisa terbebas dari COVID-19. Hal yang lain adalah saya juga bisa menyalurkan hobi dengan kegiatan ini,” tutur Ishak.

Untuk kegiatan pembinaan dan keamanan, dengan kegiatan ini Rutan Sinjai bisa melaksanakan koordinasi dengan Kepala Kepolisian Resor maupun Komandan Komandi Distrik Militer Sinjai tentang kegiatan patroli agar rutan dapat dijadikan salah satu titik sambang dalam kegiatan tersebut. Demikian halnya sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai bisa berjalan dengan baik dalam hal penanganan terhadap tahanan yang akan dititipkan di rutan pada tingkat penahanan hakim (AIII). Rutan Sinjai juga mendapatkan bantuan berupa 140 set alat rapid test dari Kejari Sinjai.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai juga memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembinaan WBP, seperti penetapan imam tetap di Masjid Babut Taubah Rutan Sinjai dan guru mengaji yang ditunjuk Kementerian Agama Kabupaten Sinjai dengan mendapatkan insentif dari Pemkab Sinjai. Dalam hal pelayanan kesehatan WBP, Pemkab Sinjai melalui dinas kesehatan (dinkes) sangat akomodatif terhadap permasalahan yang dihadapi Rutan Sinjai, misalnya dalam hal penanganan pelayanan kesehatan.

Dinkes telah menunjuk dokter dan perawat dari Puskesmas Balanipa untuk melakukan kontrol ke rutan secara rutin ataupun saat dibutuhkan dalam keadaan dadurat. Demikian juga saat paramedis rutan berkonsultasi, baik ke dinkes maupun ke Puskesmas Balanipa, mereka sangat akomodatif dan memberikan pelayanan yang sangat baik. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Sinjai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0