Isi Survey Kepuasan Pengunjung di LPN Jakarta, Cukup Scan QRCode

Isi Survey Kepuasan Pengunjung di LPN Jakarta, Cukup Scan QRCode

Jakarta, INFO_PAS - Tim survey layanan kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta terjun untuk melaksanakan survey kepada masyarakat pengguna layanan publik di lapas tersebut terkait penilaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Jumat (24/1). Hal ini dilaksanakan menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Badan Peneltian dan Pengembangan Hukum dan HAM Nomor: PPH-UM.01.01-130 tanggal 17 Januari 2020 tentang Pelaksanaan Survei Mandiri Berbasis Elektronik.

Oga Gioffanni Darmawan selaku Kepala Lapas Nakotika Jakarta menjelaskan maksud dan tujuan survey ini adalah mengetahui berhasil atau tidaknya pemberian layanan publik kepada masyarakat atau pengunjung keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan. “Kami ingin mendapatkan data dan informasi terkait kepuasan pengunjung. Hal apa saja yang harus dievaluasi dan ditingkatkan agar Lapas Narkotika Jakarta benar-benar mewujudkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” tegasnya.

Ia menambahkan untuk membangun ZI terdapat enam area perubahan yang harus diwujudkan, seperti area manajemen perubahan, area penataan tata laksana, dan area penataan sistem manajemen sumber daya manusia. Selain itu, perubahan juga harus dilakukan pada area akuntabilitas kinerja, area penguatan pengawasan, dan area peningkatan kualitas layanan publik.

“Perubahan pada area peningkatan kualitas pelayanan publik harus terus ditingkatkan untuk mewujudkan pelayanan prima. Peningkatan kualitas pelayanan hanya dapat dirasakan penerima layanan, masyarakat/keluarga pengunjung khususnya. Selain dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kami juga dituntut untuk mempublikasikan hasil survey IKM melalui banner dan poster papan informasi, website, serta sosial media,” terang Oga.

Sejak awal pencanangan ZI WBK dan WBBM, Lapas Narkotika Jakarta sudah melaksanakan survey kepada masyarakat dengan cara menyebarkan kuisioner untuk diisi secara mandiri. Hasilnya pun langsung direkap Tim Kelompok Kerja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Dengan adanya inovasi survey yang sudah berbasis digital dalam bentuk QRCode, diharapkan mempermudah masyarakat dalam pengisian survey. Seluruh tim layanan kunjungan juga ikut berpartisipasi mensosialisasikan cara penggunaan e-Survey ini kepada masyarakat dengan cara memberikan sosialisasi sebelum layanan kunjungan dibuka serta menempelkan poster dan banner di area layanan kunjungan.

Inovasi survey ini dapat digunakan bagi masyarakat pengguna handphone Android dan iOS. Cukup dengan scan QRCode, masyarakat sudah bisa mengisi survey pelayanan publik Lapas Narkotika Jakarta melalui gawainya masing-masing.

Gipsta, salah satu petugas tim survey Lapas Narkotika Jakarta, menyampaikan sampai saat ini sudah banyak responden yang berpartisipasi untuk mengisi survey. “Semoga dengan adanya inovasi ini masyarakat mampu memberikan penilaian dengan mudah, cepat, dan tanpa intimidasi pihak mana pun. Arrtinya, mereka semua mengisi berdasarkan hati nurani dan kesadaran diri, bukan karena paksaan siapa pun,” harapnya.

Setelah selesai mengisi survey, salah satu pengunjung menyampaikan kesannya kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta. “Pengisian surveinya lebih mudah, sederhana, dan tidak ribet, hanya dengan menggunakan handphone. Semoga pelayanannya semakin bagus dan Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih WBK dan WBBM,” pungkas pengunjung yang tak mau diketahui identitasnya ini.

 

 

Kontributor: Gde Dwaja

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0