KAKANWIL JAWA TENGAH DAN PENELITI UI KUNJUNGI NAPI TERORIS LAPAS SEMARANG

Semarang, INFO PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah, Asminan Mirza, mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Semarang, Jumat (29/8) untuk bersilaturahmi dengan narapidana terorisme di lapas tersebut. Setelah diberikan paparan oleh Kepala Lapas (Kalapas) Semarang tentang pembinaan narapidana terorisme, Kakanwil langsung berkunjung ke padepokan Kresna, tempat narapidana terorisme yang salah satunya adalah Abu Tholut. “Kunjungan ini untuk memantau kegiatan di lapas aga
KAKANWIL JAWA TENGAH DAN PENELITI UI KUNJUNGI NAPI TERORIS LAPAS SEMARANG

Semarang, INFO PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah, Asminan Mirza, mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Semarang, Jumat (29/8) untuk bersilaturahmi dengan narapidana terorisme di lapas tersebut. Setelah diberikan paparan oleh Kepala Lapas (Kalapas) Semarang tentang pembinaan narapidana terorisme, Kakanwil langsung berkunjung ke padepokan Kresna, tempat narapidana terorisme yang salah satunya adalah Abu Tholut. “Kunjungan ini untuk memantau kegiatan di lapas agar tidak terjadi radikalisme di Lapas Semarang,” jelas Kakanwil. Dalam silaturahmi tersebut, Abu Tholut menjelaskan pembinaan yang telah didapatkannya selama menjalani pidana di Lapas Semarang. “Saya bangga bisa bertemu langsung dengan Bapak Mirza karena dapat menjadikan inspirasi dan semoga silaturahmi ini dapat terus terjalin, jangan sampai putus,” papar Abu Tholut. Sehari sebelumnya, Kamis (28/8) Abu Tholut dan narapidana teroris lainnya juga menerima kunjungan dari para peneliti Unversitas Indonesia (UI), yang salah satunya adalah mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Dindin Sudirman.   Dalam kegiatan tersebut dilakukan dialog antar para peneliti UI, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, dan enam narapidana terorisme. “Apakah pembinaan yang dilakukan di Lapas Semarang sudah sesuai dengan prosedur Pemasyarakatan?,” tanya Dindin saat dialog. Menjawab pertanyaan tersebut, Abu Tholut memaparkan kriteria petugas yang baik. “Ada tiga figur petugas yang baik: petugas yang menjalankan tugasnya sesuai dengan ajaran Rasullullah SAW, petugas yang selalu dekat dengan Allah SWT, dan petugas yang mempunyai banyak pengalaman agar semakin banyak pembelajaran yang didapatkan dan dapat mengatasi masalah dengan bijaksana,” jawab Abu Tholut. Terkait dengan perbedaan pemahaman ajaran yang berbeda, Abu Tholut menjelaskan bahwa perbedaan bukan berarti untuk dibedakan namun berusaha untuk menyamakan pemahaman tersebut. Diakhir acara dialog, para peneliti UI memberikan kenang-kenangan kepada narapidana tindak pidana terorisme yang diberikan secara simbolis kepada Abu Tholut. (IR)   Kontributor: Fajar Sodiq  
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0