KaLapas Akui Lalai Diketemukan Sabu di Lapas Kotabumi

KOTABUMI, TRIBUN - Lemahnya pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kelas II A, Kotabumi Lampung Utara (Lampura), menjadikan barang-barang seperti handphone, senjata tajam, bahkan narkoba, mudah masuk kedalam lingkungan warga binaan tersebut. Kelalaian itupun diakui Kepala Lapas, Suprapto, kepada sejumlah wartawan saat ekspose kasus terkait ditemukannya sejumlah barang yang diduga kuat adalah narkoba jenis sabu, dari seorang tahanan, "Saya akui, kami lalai dan 'kecolongan' sehingga barang-barang itu bisa ada di dalam kamar tahanan," ujar Suprapto. Tentang ditemukannya barang yang diduga narkoba, Kalapas menjelaskan, pada Minggu (15/1) sekitar pukul 08.00 Wib, pihaknya melakukan pemeriksaan kamar diseluruh Blok. Saat di kamar nomor 7 blok B, yang dihuni Yuliadi, narapidana kasus narkoba, petugas menemukan empat bungkus sabu yang disimpan didalam kotak rokok. "Kami temukan barang itu didalam loker dikamarnya. Dan dikamar itu Yuliadi ,hanya seorang diri," jelasnya. Kemu

KaLapas Akui Lalai Diketemukan Sabu di Lapas Kotabumi
KOTABUMI, TRIBUN - Lemahnya pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kelas II A, Kotabumi Lampung Utara (Lampura), menjadikan barang-barang seperti handphone, senjata tajam, bahkan narkoba, mudah masuk kedalam lingkungan warga binaan tersebut. Kelalaian itupun diakui Kepala Lapas, Suprapto, kepada sejumlah wartawan saat ekspose kasus terkait ditemukannya sejumlah barang yang diduga kuat adalah narkoba jenis sabu, dari seorang tahanan, "Saya akui, kami lalai dan 'kecolongan' sehingga barang-barang itu bisa ada di dalam kamar tahanan," ujar Suprapto. Tentang ditemukannya barang yang diduga narkoba, Kalapas menjelaskan, pada Minggu (15/1) sekitar pukul 08.00 Wib, pihaknya melakukan pemeriksaan kamar diseluruh Blok. Saat di kamar nomor 7 blok B, yang dihuni Yuliadi, narapidana kasus narkoba, petugas menemukan empat bungkus sabu yang disimpan didalam kotak rokok. "Kami temukan barang itu didalam loker dikamarnya. Dan dikamar itu Yuliadi ,hanya seorang diri," jelasnya. Kemudian, petugas menginnterogasi Yuliadi. Namun sayang pria yang baru menjalani 20 bulan penjara dari vonis 4,3 tahun itu, bungkam. Selanjutnya, Kamis (18/1) pihak Lapas baru melaporkan kejadian tersebut ke Sat Narkoba Polres setempat,"Kami baru melaporkan ke polisi beberapa hari setelah penemuan itu, karena kami sibuk," kata Suprapto. Lebih lanjut Kalapas menambahkan, pihaknya tidak mengetahui bagaiman Yuliadi bisa menyimpan barang tersebut dikamarnya. "Saya tidak tahu darimana dia dapatkan barang tersebut," terangnya seraya melanjutkan jika disinyalir ada keterlibatan pegawai lapas, maka pihaknnya akan melakukan penyelidikan yang jika nanti terbukti ada keterlibatan anggotanya, maka akan dikenakan sanksi yang berlaku. Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Lampura AKP Bunyamin Rene, membenarkan laporan tersebut. Dirinya menjelaskan sehari setelah menerima laporan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Berdasarkan hasil sementara, Bunyamin belum bisa memastikan apakah yang ditemukan itu narkoba atau bukan. Namun kuat dugaan, empat paket sedang tersebut merupakan Sabu. "Kami akan membawa barang bukti ini untuk dicek di Labfor Palembang," jelas Bunyamin seraya menambahkan jika nantinya barang tersbut terbukti Sabu, maka Yuliadi akan dijerat dengan pasal 111 dan 112 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara. Editor : zulham Sumber : Tribun Lampung pekanbaru.tribunnews.com/2012/01/20/kalapas-akui-lalai-diketemukan-sabu-di-lapas-kotabumi

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0