Kamar Penghuni Lapas Digeledah: Sita Ponsel, Sendok, Pisau, dan Kipas Angin

SAMARINDA - Indikasi masih banyaknya narapidana (napi) atau warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Samarinda yang menyimpan barang-barang terlarang, terbukti pada Sabtu (28/9) kemarin. Satu kamar warga binaan yang berada di salah satu blok Lapas, digeledah sejumlah sipir yang dipimpin KPLP Santoso sekitar pukul 10.00 Wita. Berbagai barang terlarang, seperti ponsel, sendok makan besi, pisau cutter, kabel listrik, termos elektrik, hingga kipas angin didapat dan disita dari kamar Cendrawasih yang dihuni 54 orang. Barang-barang tersebut, dipastikan Santoso, masuk ke dalam Lapas dengan cara "diselundupkan" pembesuk yang berhasil mengelabui petugas pemeriksa barang bawaan, terutama yang dititipkan untuk warga binaan. Meski mendapatkan hasil, namun razia tidak berlanjut ke blok dan kamar warga binaan lain yang berjumlah 13 kamar, dan dihuni sebanyak 555 orang. "Razia yang kami lakukan memang tidak sekaligus langsung semua kamar digeledah, karena ket

Kamar Penghuni Lapas Digeledah: Sita Ponsel, Sendok, Pisau, dan Kipas Angin
SAMARINDA - Indikasi masih banyaknya narapidana (napi) atau warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Samarinda yang menyimpan barang-barang terlarang, terbukti pada Sabtu (28/9) kemarin. Satu kamar warga binaan yang berada di salah satu blok Lapas, digeledah sejumlah sipir yang dipimpin KPLP Santoso sekitar pukul 10.00 Wita. Berbagai barang terlarang, seperti ponsel, sendok makan besi, pisau cutter, kabel listrik, termos elektrik, hingga kipas angin didapat dan disita dari kamar Cendrawasih yang dihuni 54 orang. Barang-barang tersebut, dipastikan Santoso, masuk ke dalam Lapas dengan cara "diselundupkan" pembesuk yang berhasil mengelabui petugas pemeriksa barang bawaan, terutama yang dititipkan untuk warga binaan. Meski mendapatkan hasil, namun razia tidak berlanjut ke blok dan kamar warga binaan lain yang berjumlah 13 kamar, dan dihuni sebanyak 555 orang. "Razia yang kami lakukan memang tidak sekaligus langsung semua kamar digeledah, karena keterbatasan waktu dan jumlah petugas yang ikut dalam penggeledahan," tutur Santoso. Namun meski demikan, Santoso merasa cukup puas karena apa yang diinformasikan kepadanya terkait banyaknya barang terlarang di dalam kamar tersebut. Ini mengindikasikan bahwa informasi yang didapatnya tidak fiktif. "Dari awal saya tidak menampik masih banyak napi yang memiliki barang-barang yang dilarang itu selama menjalani masa hukuman. Namun begitu tinggal bagaimana cara kami menindaklanjuti, agar barang-barang tersebut tidak selamanya dimiliki napi," ujar Santoso. Dalam razia kali ini, petugas tak menemukan narkoba yang dibawa maupun disembunyikan warga binaan. "Alhamdulillah tidak ada. Tetapi saya tidak memastikan bahwa tidak ada, karena bisa saja napi menyembunyikan di kamar dan tempat lainnya, apalagi yang disebut dengan narkoba adalah barang yang sangat mudah disembuyikan namun sulit dicari," tutur Santoso mengakhiri. (oke/lee) Sumber : http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/9/1223

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0