Lapas Buka Jam Besuk Seminggu Non Stop

KOTA – Menghadapi momentum Lebaran tahun 2014, Lapas Klas IIA Pekalongan membuka jam besuk selama tujuh hari nonstop. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengantisipasi jumlah pembesuk yang dipastikan selalu meningkat saat momentum hari raya Idul Fitri.   Kepala Lapas, Dr Suprapto Bc.IP SH MH menerangkan, setiap hari pihaknya akan membuka besuk bagi keluarga narapidana mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore. “Kami buka dari pagi hingga jam 12 siang. Setelah itu istirahat dahulu, baru setengah dua, kami lanjutkan lagi sampai jam 4 sore,” tuturnya.   Pembukaan jam besuk selama seminggu full tersebut, dilakukan mulai hari pertama Lebaran sampai H+7. Untuk itu, guna memberikan pelayanan maksimal bagi pembesuk, pihaknya melarang seluruh petugas Lapas untuk mengambil cuti pada Lebaran hari pertama hingga hari ke tujuh. “Jadi setelah sholat Id, langsung kami kembali bertugas disini untuk melayani pembesuk,” imbuhnya lagi.   D
Lapas Buka Jam Besuk Seminggu Non Stop

KOTA – Menghadapi momentum Lebaran tahun 2014, Lapas Klas IIA Pekalongan membuka jam besuk selama tujuh hari nonstop. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengantisipasi jumlah pembesuk yang dipastikan selalu meningkat saat momentum hari raya Idul Fitri.   Kepala Lapas, Dr Suprapto Bc.IP SH MH menerangkan, setiap hari pihaknya akan membuka besuk bagi keluarga narapidana mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore. “Kami buka dari pagi hingga jam 12 siang. Setelah itu istirahat dahulu, baru setengah dua, kami lanjutkan lagi sampai jam 4 sore,” tuturnya.   Pembukaan jam besuk selama seminggu full tersebut, dilakukan mulai hari pertama Lebaran sampai H+7. Untuk itu, guna memberikan pelayanan maksimal bagi pembesuk, pihaknya melarang seluruh petugas Lapas untuk mengambil cuti pada Lebaran hari pertama hingga hari ke tujuh. “Jadi setelah sholat Id, langsung kami kembali bertugas disini untuk melayani pembesuk,” imbuhnya lagi.   Dalam pelayanan jam besuk, Lapas juga tidak membatasi jumlah pembesuk. Namun pihak Lapas hanya membatasi jam besuk dalam satu kali rombongan diperkenanakan bertemu selama setengah jam. Pasalnya menurut Suprapto, jika jumlah pembesuk yang dibatasi misalnya lima orang sekali masuk, silaturahmi tidak akan tuntas. Sehingga dirinya memilih mengambil kebijakan membatasi jam besuk dalam satu kali masuk. “Saat hari raya nanti, biasanya jumlah pembesuk mencapai 30an orang. Kami persilahkan masuk semua agar silaturahmi dengan semua keluarga tuntas. Tapi kami batasi satu kali rombongan yang masuk hanya diberi waktu 30 menit,” bebernya lagi.   Selain mekanisme waktu besuk, pihak Lapas juga sudah membentuk kepanitiaan khusus besuk saat Idul Fitri nanti. Panitia juga terdiri dari sejumlah warga binaan yang dibagi dalam sejumlah bidang seperti pelayanan besuk, piket untuk membersihkan fasilitas besuk sampai bidang pengamanan.   Khusus menampung pembesuk pada Idul Fitri, Suprapto mengatakan bahwa Lapas juga menyediakan dua ruangan khusus besuk. Satu ruangan yang biasa digunakan ditambah aula. Kemudian, Lapas juga telah melakukan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas seperti pengurugan jalan akses di dalam Lapas. “Kita lakukan pengurugan di sejumlah akses jalan untuk mengantisipasi banjir agar bisa dilewati para pembesuk,” pungkas Suprapto.(nul)   Sumber : radarpekalonganonline.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0