Lapas Medan Serahkan WBP yang Diduga Terlibat Narkoba

Medan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menyerahkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus narkoba an. Ramli bin Arbi yang diduga terlibat peredaran narkotika dari Malaysia ke Aceh. Sebelumnya, pada Selasa (15/1), pihak lapas menerima informasi bahwa WBP an. Ramli terlibat penyeludupan narkotika di luar lapas. Atas informasi tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Medan, Budi Situngkir, langsung memerintahkan jajaran Kesatuan Pengamanan Lapas untuk melakukan penggeledahan kamar WBP tersebut. Selanjutnya, petugas pengamanan melakukan penggeledahan di Blok T 3 kamar A7 dimana isi penghuni kamar tersebut sebanyak delapan orang. Hasilnya, ditemukan dua handphone jenis Samsung dan Nokia. WBP Ramli pun langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan. “Ia mengakui memiliki kapal penangkap ikan di Aceh dan sudah empat tahun dikelola oleh anak dan menantunya,” ungkap Budi. Pihak lapas kemudian menyerahkan tersangka berikut barang bukti kepa

Lapas Medan Serahkan WBP yang Diduga Terlibat Narkoba
Medan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menyerahkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus narkoba an. Ramli bin Arbi yang diduga terlibat peredaran narkotika dari Malaysia ke Aceh. Sebelumnya, pada Selasa (15/1), pihak lapas menerima informasi bahwa WBP an. Ramli terlibat penyeludupan narkotika di luar lapas. Atas informasi tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Medan, Budi Situngkir, langsung memerintahkan jajaran Kesatuan Pengamanan Lapas untuk melakukan penggeledahan kamar WBP tersebut. Selanjutnya, petugas pengamanan melakukan penggeledahan di Blok T 3 kamar A7 dimana isi penghuni kamar tersebut sebanyak delapan orang. Hasilnya, ditemukan dua handphone jenis Samsung dan Nokia. WBP Ramli pun langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan. “Ia mengakui memiliki kapal penangkap ikan di Aceh dan sudah empat tahun dikelola oleh anak dan menantunya,” ungkap Budi. Pihak lapas kemudian menyerahkan tersangka berikut barang bukti kepada petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) yang datang ke Lapas Medan. Dari informasi petugas BNN, mereka menangkap kapal ikan yang sedang menyeludupkan 73 kg sabu menuju Aceh. Orang yang ditangkap tersebut masih kerabat dari Ramli dan dari hasil pengembangan diketahui bahwa kapal tersebut adalah milik Ramli. Terkait hal ini, Kalapas berjanji akan terus meningkatkan penggeledahan rutin atau insidentil, termasuk pengunjung, untuk mencegah masuknya handphone dan memberikan tindakan tegas terhadap petugas yang memberi handphone kepada penghuni. “Kami terus meningkatkan pengawasan pengunjung agar memutus rantai masuknya handphone, meningkatkan penggeledahan insidentil maupun rutin, serta meningkatkan pengawasan dan melakukan pembinaan WBP agar tidak berhubungan lagi dengan narkoba,” tegas Budi. Saat ini, Lapas Medan dihuni 3.370 WBP dengan kapasitas hanya 1.250 orang. Adapun jumlah regu jaga berjumlah 22 petugas.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0