Lapas Narkoba Bangli Mulai Terima Tahanan

BANGLI, BALIPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), khusus terpidana kasus narkotika di Banjar Buungan, Desa Tiga, Susut, Bangli mulai menerima tahanan. Sedikitnya, 13 orang terpidana narkoba telah ditampung di sana. Pemindahan terpidana lainnya akan dilakukan secara bertahap. Kepala Lapas Narkoba, Bambang Maryanto saat dikonfirmasi Kamis (19/3/2015) mengakui 13 tahanan sudah dilayarkan kesana. Sebelumnya, terpidana itu menjalani hukuman di Rutan Bangli, Klungkung dan Gianyar. Penempatan terpidana ini sebelum resmi beroperasinya Lapas dimaksudkan untuk membantu petugas melakukan penataan kantor. “Terpidana itu membantu petugas menata kantor seperti membuat taman dan memotong rumput,”katanya. Terpidana yang dipindahkan untuk membantu penataan kantor, menurut Bambang Maryanto, juga dipilih. Mereka rata-rata terpidana yang sudah lama menjalani masa hukuman dan tinggal menunggu bebas serta diusulkan pembebasan bersyarat (PB). Kendati sudah mulai menerima

Lapas Narkoba Bangli Mulai Terima Tahanan
BANGLI, BALIPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), khusus terpidana kasus narkotika di Banjar Buungan, Desa Tiga, Susut, Bangli mulai menerima tahanan. Sedikitnya, 13 orang terpidana narkoba telah ditampung di sana. Pemindahan terpidana lainnya akan dilakukan secara bertahap. Kepala Lapas Narkoba, Bambang Maryanto saat dikonfirmasi Kamis (19/3/2015) mengakui 13 tahanan sudah dilayarkan kesana. Sebelumnya, terpidana itu menjalani hukuman di Rutan Bangli, Klungkung dan Gianyar. Penempatan terpidana ini sebelum resmi beroperasinya Lapas dimaksudkan untuk membantu petugas melakukan penataan kantor. “Terpidana itu membantu petugas menata kantor seperti membuat taman dan memotong rumput,”katanya. Terpidana yang dipindahkan untuk membantu penataan kantor, menurut Bambang Maryanto, juga dipilih. Mereka rata-rata terpidana yang sudah lama menjalani masa hukuman dan tinggal menunggu bebas serta diusulkan pembebasan bersyarat (PB). Kendati sudah mulai menerima layaran, namun diakui Lapas belum memiliki pintu gerbang. Hal itu, menurut Bambang, tidak menjadi kendala serius. Karena semua bangunan disana sudah tertutup, sehingga tidak terlalu menjadi kendala. Ditambahkan, untuk pemindahan tahanan dari rutan-rutan lainnya, akan dilakukan secara bertahap. Penerimaan tahanan dilakukan sesuai jumlah pegawai yang dimiliki. Saat ini jumlah petugas jaga yang dimiliki 16 orang. Setiap shif hanya terdiri dari 4 orang. Karena keterbatasan petugas jaga, sehingga pejabat Lapas juga terpaksa ikut melakukan pemantauan. Idealnya, jika Lapas sudah beroperasi normal, jumlah petugas jaga tiap ship minimal 10 orang. Sementara itu, Lapas Narkoba masih akan melakukan pembangunan, termasuk melakukan penataan bangunan. “Lapas dipastikan sudah mulai beroperasi tahun ini. Tetapi pemindahan tahanan dilakukan bertahap disesuaikan dengan jumlah personil,” tandasnya. (puspa jingga/denpost) Sumber : Balipost.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0