Lapas Paledang Bekali Warga Binaan Pelatihan Keterampilan

ASATUNEWS, Bogor - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bogor, Jawa Barat atau yang lebih dikenal dengan Lapas Paledang, memfokuskan pelatihan keterampilan kepada seluruh warga binaan sebagai salah satu pembinaan selama menjalani masa hukuman di dalam tahanan. "Kami punya berbagai pelatihan seperti keterampilan membuat tas, membuat miniatur kapal kayu, gantungan kunci, bulu mata, mencuci motor, berkebun dan masih banyak lagi," kata Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik Lapas Paledang Kota Bogor, Iwan Setiawan di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu. Iwan menyebutkan, pembinaan yang dilakukan kepada warga binaan sebagai bekal keterampilan bagi penghuni lembaga pemasyarakatan dengan harapan setelah bebas nanti dapat memiliki kemampuan untuk berkreativitas. Hal tersebut mendorong agar setiap warga binaan dapat berdaya setelah bebas nanti, sehingga menghilangkan stigma di masyarakat terkait mantan warga binaan. Iwan menjelaskan, pembinaan keterampilan di Lapas Paledang sudah berlangsung lama.

Lapas Paledang Bekali Warga Binaan Pelatihan Keterampilan
ASATUNEWS, Bogor - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bogor, Jawa Barat atau yang lebih dikenal dengan Lapas Paledang, memfokuskan pelatihan keterampilan kepada seluruh warga binaan sebagai salah satu pembinaan selama menjalani masa hukuman di dalam tahanan. "Kami punya berbagai pelatihan seperti keterampilan membuat tas, membuat miniatur kapal kayu, gantungan kunci, bulu mata, mencuci motor, berkebun dan masih banyak lagi," kata Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik Lapas Paledang Kota Bogor, Iwan Setiawan di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu. Iwan menyebutkan, pembinaan yang dilakukan kepada warga binaan sebagai bekal keterampilan bagi penghuni lembaga pemasyarakatan dengan harapan setelah bebas nanti dapat memiliki kemampuan untuk berkreativitas. Hal tersebut mendorong agar setiap warga binaan dapat berdaya setelah bebas nanti, sehingga menghilangkan stigma di masyarakat terkait mantan warga binaan. Iwan menjelaskan, pembinaan keterampilan di Lapas Paledang sudah berlangsung lama. Pembinaan keterampilan diberikan oleh tenaga pegawai di Lapas Paledang. Beberapa pelatihan keterampilan di Lapas Paledang yang cukup berhasil dan mampu memberikan pendapatan seperti pembuatan tas khusus wanita, miniatur kapal dan budidaya sayur di perkebunan. "Untuk kerajinan tas, kami punya showroom sendiri yang terdapat di luar lapas. Kami menjual langsung tas-tas yang dibuat oleh warga binaan dengan kualitas yang tidak kalah dengan pabrik tas yang ada di wilayah Tajur," kata Iwan. Sementara itu, untuk kerajinan miniatur kapal, juga telah banyak mendapat perhatian dimana miniatur tersebut juga menjadi cendramata bagi setiap tamu atau pejabat yang datang ke Lapas dalam serangkaian acara. Tas dan miniatur kapal tersebut dijual dengan harga yang relatif murah, seperti tas wanita dijual dengan harga terendah Rp100.000 dan miniatur kapal seharga Rp50.000. Menurut Iwan, hasil penjualan keterampilan karya warga binaan Lapas Paledang tersebut selain menjadi pendapatan bagi lapas untuk modal usaha keterampilan juga diberikan sebagai uang saku bagi warga binaan. Sementara itu, untuk budidaya sayur, seperti bayam, lanjut Iwan, sudah mulai berkembang. Lapas Paledang sudah memiliki pasar sendiri untuk memasok sayuran salah satunya ke Super Indo Jalan Panaragan. Menurut Iwan, pelatihan keterampilan diberikan kepada seluruh warga binaan, walau tidak semuanya mengikuti karena berbagai alasan. Namun, banyak diantarnya yang tertarik dan menekuni keterampilan tersebut. Dikatakannya, pelatihan keterampilan diberikan pada setiap hari kerja atau siang hari dimulai setelah seluruh warga binaan menyelesaikan rutinitas paginya seperti berberes pagi hari, seperti beribadah dan membersihkan area selnya. Jadwal pelatihan diberikan dari pukul 09.00 sampai 12.30 WIB, lalu dilanjutkan dari pukul 13.30 WIB hingga 16.50 WIB. Hal tersebut berlangsung setiap harinya. Selain pembekalan keterampilan, lanjut Iwan, warga binaan di Lapas Paledang juga diberikan pembekalan spiritual seperti pengajian dan pendidikan agama Islam bagi warga binaan muslim dengan bekerjasama dengan Pondok Pesantren di Kota Bogor. Begitu juga bagi warga binaan non muslim juga difasilitasi tempat ibadah sesuai agama masing-masing. Saat ini jumlah warga binaan di Lapas Paledang sebanyak 1.121 orang yang terdiri dari 299 tahanan dan 852 narapidana. Supriatna (33) salah satu warga binaan yang ikut dalam keterampilan membuat miniatur kapal ini mengaku senang bisa mengikuti pelatihan keterampilan yang ada di Lapas Paledang. Ia ingat saat salah satu hasil kerajinannya pernah diborong oleh Wakil Wali Kota Bogor, Achmad Ru'yat pada 17 Agustus 2013 lalu. "Ya senang, selain bisa punya keterampilan baru yang bisa menghasilkan. Apalagi kalau hasil kerajinan kita bisa dihargai orang lain," katanya.(ANT/ASN-016) Sumber : http://www.asatunews.com/berita-8353-lapas-paledang-bekali-warga-binaan-pelatihan-keterampilan.html#.UkuFZtwY9Og.twitter  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0