LAPAS PEKALONGAN BUKA KELAS INSPIRASI

Pekalongan, INFO_PAS - Talenta warga binaan yang ada di Lapas Pekalongan sangat beragam. Ada yang memiliki bakat dibidang kepenulisan, melukis, musik, dan keterampilan lainnya. Melihat potensi warga binaan yang ada, maka Lapas Pekalongan menyelenggarakan Kelas Inspirasi bagi warga binaan, Sabtu (3/5). Kegiatan yang diikuti 60 orang warga binaan ini diawali dengan pemutaran lagu “Perjalanan” ciptaan M. Rokhim, salah satu warga binaan di Lapas Pekalongan untuk menggugah semangat para peserta. Roni Darmawan selaku Kasi Binadik Lapas Pekalongan mengatakan Kelas Inspirasi ini diselenggarakan untuk menampung bakat warga binaan di bidang tulis menulis dan sastra. “Tahap selanjutnya kami juga akan mengembangkan bidang lainnya sebagai pendorong warga binaan untuk mengembangkan bakat dan minat yang dimilikinya. Kami yakin tiap-tiap warga binaan itu unik dan bisa berprestasi. Salah satunya adalah Rahmat Hidayat bin Zairan yang meraih Juara II

LAPAS PEKALONGAN BUKA KELAS INSPIRASI
Pekalongan, INFO_PAS - Talenta warga binaan yang ada di Lapas Pekalongan sangat beragam. Ada yang memiliki bakat dibidang kepenulisan, melukis, musik, dan keterampilan lainnya. Melihat potensi warga binaan yang ada, maka Lapas Pekalongan menyelenggarakan Kelas Inspirasi bagi warga binaan, Sabtu (3/5). Kegiatan yang diikuti 60 orang warga binaan ini diawali dengan pemutaran lagu “Perjalanan” ciptaan M. Rokhim, salah satu warga binaan di Lapas Pekalongan untuk menggugah semangat para peserta. Roni Darmawan selaku Kasi Binadik Lapas Pekalongan mengatakan Kelas Inspirasi ini diselenggarakan untuk menampung bakat warga binaan di bidang tulis menulis dan sastra. “Tahap selanjutnya kami juga akan mengembangkan bidang lainnya sebagai pendorong warga binaan untuk mengembangkan bakat dan minat yang dimilikinya. Kami yakin tiap-tiap warga binaan itu unik dan bisa berprestasi. Salah satunya adalah Rahmat Hidayat bin Zairan yang meraih Juara II dalam Lomba Penulisan Kisah Unik dan Kemanusiaan kategori WBP dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-50,” ungkap Roni. Sementara itu menurut Muhammad Anang Saefulloh, selaku penggagas sekaligus pembina Kelas Inspirasi, kegiatan ini akan dilangsungkan setiap hari Sabtu pagi. “Kami juga akan memfasilitasi warga binaan untuk menerbitkan karyanya. Tiga bulan kedepan kami menargetkan untuk membuat buku kumpulan tulisan warga binaan untuk menunjukkan pada semua orang bahwa warga binaan di lapas itu bisa produktif dan menginspirasi,” ujar Anang. Dalam kegiatan tersebut juga diputar cuplikan film jalanan yang mengisahkan tiga pengamen jalanan ibukota: Titi, Bona dan Ho yang membagikan kisahnya lewat film dokumenter. Anang menambahkan bahwa untuk mengajak warga binaan mau datang ke Kelas Inspirasi ini, pihak lapas menggunakan pendekatan film yang dekat dengan realitas kehidupan. “Kalau kami hanya dengan metode ceramah, biasanya warga binaan kurang antusias. Selain itu, kami juga memutar film tentang keindahan Raja Ampat di Papua. Kebetulan dalam waktu dekat ini ada Lomba Desain Batik Raja Ampat yang diselenggarakan oleh Sekretariat Kabinet RI. Kami berharap warga binaan kami yang bisa mengikutinya,” harap Anang. Salah satu peserta Kelas Inspirasi, Anwar Syafri Tan, besyukur atas adanya Kelas Inspirasi di Lapas Pekalongan. “Kegiatan ini memotivasi diri saya untuk menulis  agar waktu saya di lapas bisa bermanfaat dan menghasilkan karya,” ujarnya  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0