Lapas Pekanbaru Manfaatkankan Area Pascorner Untuk Rapat Dinas

Lapas Pekanbaru Manfaatkankan Area Pascorner Untuk Rapat Dinas

Pekanbaru, INFO_PAS - Sebagai lembaga yang mengurusi orang-orang bermasalah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dituntut bekerja secara serius, tegas, dan berdisiplin. Namun, dalam ilmu psikologi, pekerjaan yang terlalu serius justru akan menimbulkan ketegangan dan penurunan fokus.

Tak mau jajarannya terlalu tegang dan kaku, Kepala Lapas Pekanbaru, Yulius Sahruzah, mengajak pejabat struktural dan staf melakukan rapat dinas di luar kantor, Jumat (6/12). Tak perlu jauh-jauh, rapat yang penuh dengan suasana keakraban ini diselenggarakan di area Pascorner, cafe yang terletak di halaman depan Lapas Pekanbaru.

"Sekali-kali kita rapat di sini sekalian menikmati udara pagi yang segar. Santuy saja," ucap Yulius yang memang update dengan bahasa kekinian ini.

Dalam rapat kali ini, ia menekankan setiap seksi agar segera menyelesaikan target pekerjaan yang belum terselesaikan. Setiap awal tahun, seluruh seksi di Lapas Pekanbaru memang diwajibkan memaparkan rencana kerjanya dalam setahun sehingga dapat diketahui target capaiannya.

"Kalau ada kendala, segera sampaikan kepada atasan agar bisa kita cari solusinya bersama," pesan Yulius.

Ia pun selalu mengingatkan agar jajaran Lapas Pekanbaru bekerja secara tim, bukan individu. "Tidak ada namanya Superman, yang ada Super Team," tegas Yulius.

Tahun 2020 sudah di depan mata. Langkah-langkah yang akan dilaksanakan pada tahun depan pun ikut dibahas dalam rapat kali ini. Di depan para pejabat struktural, Yulius mengajak untuk segera melaksanakan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

"Kita harus bisa menjadi penyelenggara Pemasyarakatan yang profesional dalam penegakan hukum dan perlindungan HAM," sebutnya.

Ia lalu menginstruksikan jajaran seksi pembinaan narapidana dan anak didik untuk segera melaksanakan Crash Program, yaitu program penyederhanaan persyaratan adminstratif terhadap usulan pemberian Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat. Program ini didorong untuk mengatasi over kapasitas yang dialami hampir seluruh lapas dan rumah tahanan negara di Indonesia.

 

 

Kontributor: Lapas Pekanbaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0