Lapas Perketat Pengawasan Napi dan Sering Lakukan Razia

Cilegon - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon memperketat pengawasan terhadap para narapidana. Hal itu dilakukan dengan cara mengintensifkan razia demi mengihindari masuknya barang-barang terlarang kedalam Lapas. Kepala Kelas III Cilegon Andi Muhammad Syarif mengatakan, pihaknya rutin sepekan sekali melakukan razia untuk menghindari adanya barang-barang ilegal, seperti narkoba, benda elektronik dan barang yang dilarang lainnya. “Kalau pemeriksaan kamar kita rutin setiap pekannya. Sebelum penangkapan pengunjung bawa ganja kita juga baru melakukan razia ruang tahanan, untuk menghindari masuknya barang-barang seperti itu. Andi menjelaskan, jika ditemukan barang haram, elektronik dan barang-barang yang dilarang saat razia, pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada pelaku. Meski saat dalam razia pihaknya tidak menemukan barang-barang yang dilarang tersebut. “Dengan adanya razia rutin ini tentunya kami menginginkan tidak adanya barang terlarang yang

Lapas Perketat Pengawasan Napi dan Sering Lakukan Razia
Cilegon - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon memperketat pengawasan terhadap para narapidana. Hal itu dilakukan dengan cara mengintensifkan razia demi mengihindari masuknya barang-barang terlarang kedalam Lapas. Kepala Kelas III Cilegon Andi Muhammad Syarif mengatakan, pihaknya rutin sepekan sekali melakukan razia untuk menghindari adanya barang-barang ilegal, seperti narkoba, benda elektronik dan barang yang dilarang lainnya. “Kalau pemeriksaan kamar kita rutin setiap pekannya. Sebelum penangkapan pengunjung bawa ganja kita juga baru melakukan razia ruang tahanan, untuk menghindari masuknya barang-barang seperti itu. Andi menjelaskan, jika ditemukan barang haram, elektronik dan barang-barang yang dilarang saat razia, pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada pelaku. Meski saat dalam razia pihaknya tidak menemukan barang-barang yang dilarang tersebut. “Dengan adanya razia rutin ini tentunya kami menginginkan tidak adanya barang terlarang yang ditemukan, karena hal itu dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” jelasnya. Andi mengungkapkan, narkoba merupakan barang terlarang yang paling rentan dimasukkan ke lapas. Terlebih dari 276 narapidana yang menghuni lapas Cilegon 50 persenya merupakan pengguna narkoba. “Hampir semua setengahnya dari penghuni lapas ini pengguna narkoba,” ungkapnya. Andi menambahkan, pengawasan maupun razia rutin yang dilakukannya itu juga untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan di dalam lapas. Terlebih saat ini jumlah pegawai di lapas Cilegon masih terbatas. “Bahkan 6 pos pengamanan kita selalu kosong karena kurangnya tenaga kerja dilapas. Bahkan yang ada terkadang harus bekerja ekstra hingga 24 jam dan menginap disini,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lapas Kelas III Cilegon Eries Sugianto menerangkan, selain pengamanan didalam Lapas, pengunjung Lapas juga diperketat untuk menghindari masuknya barang ilegal dari luar tahanan. “Penjagaan didepan juga kita perketat, semua barang bawaan kita periksa. Jangan sampai ada barang yang dilarang masuk kedalam Lapas,” terangnya. Untuk itu, Eries berharap, peran serta masyarakat dalam membantu perang melawan narkoba dan barang terlarang lainya, khususnya keluarga yang berada di Lapas Kelas II Cilegon. “Kami selalu tegaskan bagi siapa pun yang memasuki area lapas tidak boleh membawa handphone, narkoba, dan serta benda-benda berbahaya lainnya dan juga petugas. Bagi yang melanggar akan dikenai sanksi tegas,” tegasnya. Sumber : Serambibanten.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0