MANFAATKAN LIMBAH KERTAS MENJADI BARANG UNIK

Tasikmalaya, INFO_PAS – Siapa menyangka bila limbah kertas bisa diubah menjadi kerajinan unik? Hal ini bisa dibuktikan melalui salah satu kegiatan kerja Warga Binaan (Warna) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tasikmalaya, yakni pembuatan celengan berbentuk durian. Kegiatan kerja ini berlangsung di ruang kerja/aula bimbingan kerja yang setiap hari dikerjakan oleh 10 orang Warna. “Selain celengan durian, ada pula kerajinan anyaman bambu, membuat layangan, menjahit, meubeler, pembuatan kandang burung, bordir, dll,” jelas Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Dudu Abdul Hadi. Meski cukup produktif, Dudu menilai masih ada beberapa kendala yang dihadapi dalam kegiatan kerja Lapas Tasikmalaya, seperti permodalan serta sarana dan prasarana. “Kami berharap adanya kerja sama dengan instansi lain guna meningkatkan keterampilan bagi Warna,” harapnya. Sebagai bagian dari kegiatan bengkel kerja, hasil karya Warna Lapas Tasikmalaya sering dii

MANFAATKAN LIMBAH KERTAS MENJADI BARANG UNIK
Tasikmalaya, INFO_PAS – Siapa menyangka bila limbah kertas bisa diubah menjadi kerajinan unik? Hal ini bisa dibuktikan melalui salah satu kegiatan kerja Warga Binaan (Warna) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tasikmalaya, yakni pembuatan celengan berbentuk durian. Kegiatan kerja ini berlangsung di ruang kerja/aula bimbingan kerja yang setiap hari dikerjakan oleh 10 orang Warna. “Selain celengan durian, ada pula kerajinan anyaman bambu, membuat layangan, menjahit, meubeler, pembuatan kandang burung, bordir, dll,” jelas Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Dudu Abdul Hadi. Meski cukup produktif, Dudu menilai masih ada beberapa kendala yang dihadapi dalam kegiatan kerja Lapas Tasikmalaya, seperti permodalan serta sarana dan prasarana. “Kami berharap adanya kerja sama dengan instansi lain guna meningkatkan keterampilan bagi Warna,” harapnya. Sebagai bagian dari kegiatan bengkel kerja, hasil karya Warna Lapas Tasikmalaya sering diikutsertakan pada acara pameran. Pihak lapas juga  memberikan sertifikat pelatihan bagi Warna yang telah mengikuti keterampilan kerja agar dapat digunakan untuk berkarya dan bekerja setelah mereka bebas. Manfaat kegiatan kerja ini pun sangat dirasakan oleh Warna Lapas Tasikmalaya. “Kegiatan bengkel kerja dapat mengurangi rasa jenuh di Lapas Tasikmalaya. Selain itu juga bisa menjadi bekal keterampilan bagi kami setelah bebas nanti,” ujar Warna yang tak mau disebutkan namanya tersebut. (IR)   Kontributor: Endang Saefulloh  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0