Maroloan Gantikan Budi Santoso Jabat Kakanwil Kemenkumham Kalbar

PONTIANAK, BeritAnda - Maroloan Jonis Barimbing yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri –Kemenkumham RI, menggantikan Budi Santoso Rachman, SH, MH sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat. Serah terima jabatan berlangsung, Selasa (19/8/2014) siang, di kantor Kanwil Hukum dan HAM Kalbar di Jalan KS Tubun nomor 26, Kota Pontianak. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Kalbar Cornelis, MHum, Wakil Gubernur Cristiandy Sandjaya,dan Kajati Kalbar Resi Anna Napitupulu, SH. Usai serah terima jabatan, Maroloan Jonis Barimbing mengatakan, kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur secara bersamaan menunjukkan suatu hubungan yang sangat baik antara Kementerian Hukum dan HAM dengan Pemerintah Provinsi Kalbar. “Mudah-mudahan ini dapat ditingkatkan terus untuk optimalnya pelaksanaan tugas secara terkoordinir, dan kerjasama yang baik untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Maroloan Gantikan Budi Santoso Jabat Kakanwil Kemenkumham Kalbar
PONTIANAK, BeritAnda - Maroloan Jonis Barimbing yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri –Kemenkumham RI, menggantikan Budi Santoso Rachman, SH, MH sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat. Serah terima jabatan berlangsung, Selasa (19/8/2014) siang, di kantor Kanwil Hukum dan HAM Kalbar di Jalan KS Tubun nomor 26, Kota Pontianak. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Kalbar Cornelis, MHum, Wakil Gubernur Cristiandy Sandjaya,dan Kajati Kalbar Resi Anna Napitupulu, SH. Usai serah terima jabatan, Maroloan Jonis Barimbing mengatakan, kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur secara bersamaan menunjukkan suatu hubungan yang sangat baik antara Kementerian Hukum dan HAM dengan Pemerintah Provinsi Kalbar. “Mudah-mudahan ini dapat ditingkatkan terus untuk optimalnya pelaksanaan tugas secara terkoordinir, dan kerjasama yang baik untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. Ditanya terkait permasalahan yang akan menjadi fokus kerjanya, Maroloan mengungkapkan karena Kalbar ini merupakan wilayah perbatasan yang luas dan terdapat perlintasan-perlintasan baik di tempat pemeriksaan imigrasi maupun di pos lintas batas negara, tentu ini perlu ada ketegasan-ketegasan untuk selalu dilaksanakan sesuai dengan aturan dan ketentuan. Ia juga mengatakan akan konsen mengenai pengelolaan warga binaan (narapidana) yang memerlukan penanganan yang baik, agar warga yang dikategori kurang taat dengan hukum tersebut dapat dikembalikan ke masyarakat untuk menjadi warga yang baik dan sadar hukum. Terkait kapasitas lapas, Maroloan menyampaikan, secara nasional Menteri Hukum dan HAM sudah sering mengatakan bahwa kita memang mengalami over capacity dan secara statistik dapat dikatakan sangat tinggi. “Di tempat kita juga mengalami over kapasitas ini, namun secara provinsi kita bukan yang tertinggi,” elaknya. “Nanti kita akan kelola dengan baik, dengan langkah memanfatkan fasilitas kita yang ada, salah satunya adalah memindahkan warga binaan ke lapas-lapas wilayah,” ungkap Maroloan. (yadi/rfi) Sumber : beritanda.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0