Mengunjungi Ruang Penjara Kalitimbang

MENYERAMKAN. Begitulah kesan yang timbul saat mendengar kata Lapas (Lembaga Pemasyarakatan). Pikiran sempat membayangkan suasana ruang penjara yang dihuni sekumpulan pelaku tindak pidana. Namun, kesan seram itu hilang ketika mengunjungi Lapas Kelas III Kota Cilegon, akhir pekan kemarin. 
Pemandangan yang terlihat di sekitar Lapas malah sebaliknya, cukup “sumingrah”. Tampak beberapa penghuni Lapas berada di luar ruang penjara. Mereka sibuk membersihkan halaman “tempat tinggalnya”.Menurut keterangan, para penghuni Lapas tersebut, sebagian besar pelaku tindak pidana yang telah dijatuhi hukuman di pengadilan.  Kepala Lapas Kelas III Kota Cilegon, Hendro Soesilo, menyangkal jika mereka disebut narapidana, diakui para penghuni Lapas tersebut adalah terpidana.“Sebutan Narapidana itu sudah tidak berlaku lagi. Sekarang mereka lebih

Mengunjungi Ruang Penjara Kalitimbang
MENYERAMKAN. Begitulah kesan yang timbul saat mendengar kata Lapas (Lembaga Pemasyarakatan). Pikiran sempat membayangkan suasana ruang penjara yang dihuni sekumpulan pelaku tindak pidana. Namun, kesan seram itu hilang ketika mengunjungi Lapas Kelas III Kota Cilegon, akhir pekan kemarin. 
Pemandangan yang terlihat di sekitar Lapas malah sebaliknya, cukup “sumingrah”. Tampak beberapa penghuni Lapas berada di luar ruang penjara. Mereka sibuk membersihkan halaman “tempat tinggalnya”.Menurut keterangan, para penghuni Lapas tersebut, sebagian besar pelaku tindak pidana yang telah dijatuhi hukuman di pengadilan.  Kepala Lapas Kelas III Kota Cilegon, Hendro Soesilo, menyangkal jika mereka disebut narapidana, diakui para penghuni Lapas tersebut adalah terpidana.“Sebutan Narapidana itu sudah tidak berlaku lagi. Sekarang mereka lebih layak disebut, warga binaan Lapas,” katanya.  Menurut Hendro, para terpidana tersebut masih memiliki kesempatan menjadi orang baik. Karena itu, para pelaku kriminal yang telah dijatuhi hukuman majelis hakim menjalani pembinaan di Lapas. Mereka dilatih berbagai usaha. Ada yang diajar berkebun, perbengkelan, dan dididik wirausaha lainnya. Dengan mengikuti pelatihan tersebut, diharapkan para warga binaan Lapasbisa usaha dan menjalani hidup lebih baik setelah menjalani hukuman. Untuk membina warga binaannya itu, Lapas Kota Cilegon menyiapkan berbagai sarananya. Seperti yang tampak di bagian kiri halaman depan Lapas, terhampar lahan pertanian luasnya sekitar 1.000 m2. Di dekat lahan pertanian itu terdapat tempat pencucian mobil. Disamping tempat pencucian mobil terdapat warung makan sejenis kantin berjejer rapi. Tempat usaha tersebut, menurut Hendro, dikelola Koperasi Lapas bekerja sama dengan warga sekitar. Makanya, jangan heran jika melihat warga sekitar lapas akrab dengan para pegawai Lapas.Siang hari situasi sekitar lapas sangat rapih, banyak mobil pribadi berdatangan ke lokasi Lapas tersebut. Ternyata, mereka datang bukan untuk membesuk tahanan, melainkan hanya untuk singgah di kantin atau makan siang.  Sayangnya, untuk sampai ke Lapas Kota Cilegon tidaklah mudah. Selain tempatnya yang relatif terpencil di pinggiran bagian selatan di lingkungan Kelurahan Kalitimbang Kecamatan Cibeber, untuk sampai ke lokasi ini harus melalui jalan berliku dengan kondisi rusak parah. Meski demikian, sepekan kemarin suasana di Lapar Kota Cilegon cukup ramai. Berbagai perlombaan dan pertandingan olah raga, serta hiburan digelar dalam rangka peringatan ke-69 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Beberapa warga sekitar mengungkapkan, sekitar tiga tahun lalu sebelum ada Lapas suasana di sini sangat sepi, tapi sekarang sudah ramai dan banyak warga luar datang berkunjung. Lapas Kelas III Kota Cilegon dibangun diatas lahan seluas 5 hektare. Kini, dihuni 206 warga binanan. Untuk kegiatan warga binaan tersebut, Lapas Cilegon telah dilengkapi berbagai fasilitas, diantaranya salana olah raga, dan pelatihan. Sementara, pembangunan Mesjid sudah hampir rapung. “Dalam melakukan pembinaan terhadap penghuni Lapas kami selalu menggunakan cara persuasif,” ujar Hendro.   Sumber: http://www.kabar-banten.com/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0