MENKUMHAM KEMBALIKAN YOGA DAN QODRAT KE ORANG TUA

  Jakarta, INFO_PAS - Senyum cerah tampak di wajah Qodrat (16), Anak dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kutoarjo serta Yoga Aditya (16), Anak dari Lapas Anak Pria Tangerang. Hari ini, Rabu (6/8) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI, Amir Syamsudin mengembalikan mereka kepada orang tua masing-masing. Itu artinya, Yoga dan Qodrat bisa meninggalka
MENKUMHAM KEMBALIKAN YOGA DAN QODRAT KE ORANG TUA

  Jakarta, INFO_PAS - Senyum cerah tampak di wajah Qodrat (16), Anak dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kutoarjo serta Yoga Aditya (16), Anak dari Lapas Anak Pria Tangerang. Hari ini, Rabu (6/8) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI, Amir Syamsudin mengembalikan mereka kepada orang tua masing-masing. Itu artinya, Yoga dan Qodrat bisa meninggalkan Lapas Anak dan kembali ke rumah. Qodrat dan Yoga adalah anak-anak yang oleh karena kenakalannya divonis hakim menjadi anak negara, yaitu diserahkan pembinaannya kepada negara dan dilakukan di Lapas Anak.  "Sesuai amanat Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA), saat UU diberlakukan, maka Anak Negara dan Anak Sipil yang ada di seluruh lapas harus dibebaskan," kata Priyadi, Direktur Bina Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Rasa bahagia pastinya dirasakan oleh Yoga dan Qodrat. Pasalnya sebagai Anak Negara, sesuai dengan vonis hakim, sejatinya mereka baru bisa bebas jika usia mereka telah mencapai 18 tahun. "Saya akan melanjutkan sekolah lagi," ujar Yoga yang tersandung masalah narkoba. Tak heran kerena sebelumnya Yoga adalah siswa di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri di kawasan Depok. Lain lagi dengan Qodrat. Selama di Lapas Anak Kutuarjo, Qodrat pernah belajar membuat mie dan membatik. Keahliannya membuat mie telah membuat Qodrat beberapa kali diminta mengajarkan teman-teman warga binaan di lapas dan rutan wilayah Jawa Tengah. "Aku ingin pulang ke rumah," tutur Qodrat yang telah dua tahun menjalani pembinaan di lapas. "Nanti aku ingin tetap mengajarkan membuat mie ke teman-teman di lapas,” ungkap Qodrat kepada INFO_PAS. Menkumham, Amir Syamsudin, menyerahkan Surat Keputusan Pengembalian Anak Negara kepada Ibu Nisa selaku orang tua Yoga dan Bapak Ahmad Subandono selaku paman Qodrat, mewakili 53 orang tua Anak Negara yang ada di Lapas Anak seluruh Indonesia. Penyerahan ini dilakukan di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada puncak acara peringatan Hari Anak Nasional di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah. Selaras dengan tema Hari Anak Nasional tahun 2014, "Ciptakan Lingkungan Kondusif untuk Perlindungan dan Tumbuh Kembang Anak”, Priyadi berharap dengan dibebaskannya Yoga dan Qodrat serta anak-anak lain, mereka bisa mendapatkan lingkungan yang baik di tengah keluarga. "Demi masa depan mereka yang lebih baik," kata Priyadi. Priyadi pun menyatakan bahwa dirinya akan mendorong untuk menciptakan lingkungan kondusif yang mendukung tumbuh kembang anak di lapas-lapas.   Penulis: Ika Yusanti
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0