Napi Lapas Sintang Mengamuk, Lapas Kelas IIA Pontianak Perketat Pemeriksaan Pengunjung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Pontianak Sunarto melakukan antisipasi agar kejadian di Sintang tidak terjadi di Lapas Klas IIA Pontianak. Ia pun melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap pengunjung yang datang, dengan melakukan pemeriksaan bawaan pengunjung. "Kalau kami, antisipasinya dengan mencegah dan menggeledah barang bawaan pengunjung pada waktu pagi dan saat waktu makan sore," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (25/9/2013). Menurutnya, barang bawaan pengunjung, akan diantarkan oleh pihak lapas kepara tahanan, tanpa membiarkan pengunjung yang langsung mengantar. "Ini demi meminimalisir masuknya narkoba kelapas. Seperti kasus waktu itu, kami dapatkan satu sel yang tahannya memiliki 15 butir yang ditemukan," jelasnya. Dikatakan, pertemuan secara periodik, juga kerap dilakukan pihak Lapas dan para tahanan. "Jadi kita shering lah, jadi mereka juga tahu apa maunya kita. Dan juga kita bisa ta

Napi Lapas Sintang Mengamuk, Lapas Kelas IIA Pontianak Perketat Pemeriksaan Pengunjung
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Pontianak Sunarto melakukan antisipasi agar kejadian di Sintang tidak terjadi di Lapas Klas IIA Pontianak. Ia pun melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap pengunjung yang datang, dengan melakukan pemeriksaan bawaan pengunjung. "Kalau kami, antisipasinya dengan mencegah dan menggeledah barang bawaan pengunjung pada waktu pagi dan saat waktu makan sore," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (25/9/2013). Menurutnya, barang bawaan pengunjung, akan diantarkan oleh pihak lapas kepara tahanan, tanpa membiarkan pengunjung yang langsung mengantar. "Ini demi meminimalisir masuknya narkoba kelapas. Seperti kasus waktu itu, kami dapatkan satu sel yang tahannya memiliki 15 butir yang ditemukan," jelasnya. Dikatakan, pertemuan secara periodik, juga kerap dilakukan pihak Lapas dan para tahanan. "Jadi kita shering lah, jadi mereka juga tahu apa maunya kita. Dan juga kita bisa tahu apa keluhan-keluhan yang disampaikan mereka. Itu tetap kita tampung, seperti masalah air, listrik," tuturnya. Tidak hanya itu, sistem yang mengharuskan lapas mengorangkan orang harus diterapkan."Sekarang ini kan bukan jaman dulu lagi yang main kekerasan. Jadi dengan berkomunikasi langsung ke mereka, kita bisa memanusiakan mereka, dan bisa menghargai mereka," timpalnya. Sumber : http://pontianak.tribunnews.com/2013/09/25/lapas-kelas-iia-pontianak-perketat-pemeriksaan-pengunjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0