Narapidana Narkoba Meningkat

SAMPIT - Narpidana (napi) kasus narkoba mengalami peningkatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sampit. Penghuni penjara dalam kasus dengan ancaman tinggi itu, bila dibandingkan bulan sebelumnya terus bertambah. Menurut data Lapas Sampit, saat ini sebanyak 80 napi dan tahanan mendekam di "hotel prodeo" tersebut. "Rinciannya kasus narkoba, 39 narapidana pria, 11 wanita. Sedangkan tahanan 23 pria dan tiga wanita," kata Kalapas Sampit Budi Sarjono BcIP SAg SH melalui Kasubsi Registrasi dan Binkemas, Rahmad Pijati, Minggu (29/1) kemarin. Untuk napi narkoba, Lapas Sampit menempatkan dalam blok tersendiri, yakni blok E. Diterangkan Rahmad, untuk mengantisipasi narkoba masuk ke dalam Lapas, barang-barang bawaan pembesuk tahanan diperiksa dengan ketat. "Kita melakukan pemeriksaan sebanyak dua kali di penjagaan dan petugas dalam blok," ujarnya. Hal demikian berlaku juga untuk barang titipan pembesuk untuk napi. Secara keseluruhan jumlah napi dan tahanan di Lapas Sampit berkisar anta

Narapidana Narkoba Meningkat
SAMPIT - Narpidana (napi) kasus narkoba mengalami peningkatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sampit. Penghuni penjara dalam kasus dengan ancaman tinggi itu, bila dibandingkan bulan sebelumnya terus bertambah. Menurut data Lapas Sampit, saat ini sebanyak 80 napi dan tahanan mendekam di "hotel prodeo" tersebut. "Rinciannya kasus narkoba, 39 narapidana pria, 11 wanita. Sedangkan tahanan 23 pria dan tiga wanita," kata Kalapas Sampit Budi Sarjono BcIP SAg SH melalui Kasubsi Registrasi dan Binkemas, Rahmad Pijati, Minggu (29/1) kemarin. Untuk napi narkoba, Lapas Sampit menempatkan dalam blok tersendiri, yakni blok E. Diterangkan Rahmad, untuk mengantisipasi narkoba masuk ke dalam Lapas, barang-barang bawaan pembesuk tahanan diperiksa dengan ketat. "Kita melakukan pemeriksaan sebanyak dua kali di penjagaan dan petugas dalam blok," ujarnya. Hal demikian berlaku juga untuk barang titipan pembesuk untuk napi. Secara keseluruhan jumlah napi dan tahanan di Lapas Sampit berkisar antara 300-400 orang. Penurunan terjadi lantaran tahanan dari Kabupaten Katingan sudah tidak masuk Lapas Sampit. Sehingga Lapas Sampit menerima tahanan dari Kotim dan Seruyan saja. Selain itu, Lapas Sampit berupaya memutus mata rantai jaringan Narkoba. Pernah ditemukan tiga napi pesta sabu-sabu di sel tahun 2010 lalu, membuat pihak Lapas mewaspadai terulangnya kejadian serupa. Lapas memindah empat napi yang ditenggarai sebagai jaringan Narkoba ke Lapas Palangka Raya. (cah) Sumber: kaltengpos.web.id/?menu=slide&id=1004

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0