Pemasyarakatan Kehilangan 2 Kader Muda

Makassar, INFO_PAS - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua kader muda Pemasyarakatan, Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang meninggal dunia pada kecelakaan maut di jalan tol menuju Makassar pada Sabtu (1/7) pukul 05.00 WITA. Delapan orang lainnya yang ikut serta dalam mobil nahas tersebut terluka ringan dan memar. "Saya menyampaikan duka sedalam-dalamnya atas kecelakaan yang telah merenggut dua kader muda Pemasyarakatan kita, Taruna Poltekip Angkatan 51," ungkap Utami. Dua orang taruna yang meninggal atas nama Taruna Madya Safwan Hadi asal NTB dan Taruna Madya Richard Situmeang asal Medan. "Kedua jenazah diberangkatkan ke rumah duka pukul 12.00 WITA ke NTB dan 13.00 WITA ke Medan, sedangkan delapan orang lainnya saat ini dirawat di RS Wahiddin satu orang dan tujuh orang di RS AURI Makassar," jelas Utami. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sul

Pemasyarakatan Kehilangan 2 Kader Muda
Makassar, INFO_PAS - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua kader muda Pemasyarakatan, Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang meninggal dunia pada kecelakaan maut di jalan tol menuju Makassar pada Sabtu (1/7) pukul 05.00 WITA. Delapan orang lainnya yang ikut serta dalam mobil nahas tersebut terluka ringan dan memar. "Saya menyampaikan duka sedalam-dalamnya atas kecelakaan yang telah merenggut dua kader muda Pemasyarakatan kita, Taruna Poltekip Angkatan 51," ungkap Utami. Dua orang taruna yang meninggal atas nama Taruna Madya Safwan Hadi asal NTB dan Taruna Madya Richard Situmeang asal Medan. "Kedua jenazah diberangkatkan ke rumah duka pukul 12.00 WITA ke NTB dan 13.00 WITA ke Medan, sedangkan delapan orang lainnya saat ini dirawat di RS Wahiddin satu orang dan tujuh orang di RS AURI Makassar," jelas Utami. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Imam Suyudi, menceritakan kronologis  peristiwa menyedihkan tersebut. Bermula pada pukul 04.00 WITA saat rombongan berangkat menuju Maros dari Makassar. "Saat kendaraan melaju di tol Makassar, terjadi slip ban ketika akan menyalip kendaraan di depannya, mobil oleng dan menabrak pembatas jalan dan terbalik. Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.00 WITA,” terang Imam. Tak lama, polisi dan pihak jalan tol datang membantu. Kebetulan RS AURI tidak jauh dari tempat kejadian sehingga penanganan korban dilakukan dengan cepat, namun dua orang korban tidak dapat diselamatkan. Richard Situmeang meninggal di tempat dan Safwan Hadi meninggal di rumah sakit. Kedua jenazah telah diberangkatkan ke rumah duka melalui Bandara Sultan Hassanudin dengan pendampingan petugas Pemasyarakatan wilayah Sulawesi Selatan.  Sebelumnya, Kakanwil Kemenkumham Kalimantana Selatan dan IKA AKIP Sulawesi Selatan telah berkoordinasi dengan keluarga almarhum sehingga pengiriman jenazah ke rumah duka dapat berjalan dengan lancar. Adapun delapan orang korban yang mengalami luka ringan dan memar masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit. Mereka adalah Fadlan, Vincent, Yuda Cahyo, Faiz Gozali (Taruna Poltekip 51), Bakir, Dian Eka, Ahmad Sutoyo, dan Dena Prayona (petugas Pemasyarakatan Makassar). Keberadaan enam Taruna Poltekip di Sulawesi Selatan adalah dalam rangka Praktik Kerja Lapangan selama dua minggu sejak 28 Juni dan seharusnya berakhir 13 Juli nanti. Saat hari musibah, mereka sedang bersama mengunjungi empat seniornya yang merupakan alumni AKIP angkatan 43, 47, dan 48. “Terkhusus kepada keluarga almarhum ananda Richard Situmeang dan Safwan Hadi, kami keluarga besar Pemasyarakatan menyampaikan kesedihan, kehilangan, dan duka cita mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan tawakal. Amin Ya Robbal Alamin,” pungkas Utami.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0