Pernikahan WBP Wujud Pemenuhan HAM di Cabrutan Dobo

Dobo, INFO_PAS - Walaupun tubuh terkurung, tapi pemenuhan HAM tetap dijunjung. Hal itulah yang menjadi salah satu dasar diikrarkannya janji pernikahan di bawah altar gereja antara dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Cabang Rumah Tahanan (Cabrutan) Dobo, Clief Latumahina dan Daniel Djerumpun, dengan pasangan masing-masing, Senin (19/6) lalu. Kedua pasangan tersebut resmi dinyatakan sah sebagai pasangan suami isteri oleh Pendeta dan  pihak Catatan Sipil dengan disaksikan oleh keluarga dari kedua pasangan nikah. Ritual ibadah pernikahan pun seperti pernikahan pada umumnya yang dipimpin oleh Pendeta Jemaat GPM Dobo serta dihadiri oleh keluarga mempelai masing-masing. Pernikahan tersebut dilangsungkan di Gereja Imanuel Cabang Rutan Dobo. Wajah sumringah yang terpancar menandakan kebahagian yang dirasakan kedua pasangan nikah. “Saya sangat bahagia karena bisa melangsungkan pernikahan bersama orang yang saya cintai walaupun dalam keadaan terkurung. Hal ini

Pernikahan WBP Wujud Pemenuhan HAM di Cabrutan Dobo
Dobo, INFO_PAS - Walaupun tubuh terkurung, tapi pemenuhan HAM tetap dijunjung. Hal itulah yang menjadi salah satu dasar diikrarkannya janji pernikahan di bawah altar gereja antara dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Cabang Rumah Tahanan (Cabrutan) Dobo, Clief Latumahina dan Daniel Djerumpun, dengan pasangan masing-masing, Senin (19/6) lalu. Kedua pasangan tersebut resmi dinyatakan sah sebagai pasangan suami isteri oleh Pendeta dan  pihak Catatan Sipil dengan disaksikan oleh keluarga dari kedua pasangan nikah. Ritual ibadah pernikahan pun seperti pernikahan pada umumnya yang dipimpin oleh Pendeta Jemaat GPM Dobo serta dihadiri oleh keluarga mempelai masing-masing. Pernikahan tersebut dilangsungkan di Gereja Imanuel Cabang Rutan Dobo. Wajah sumringah yang terpancar menandakan kebahagian yang dirasakan kedua pasangan nikah. “Saya sangat bahagia karena bisa melangsungkan pernikahan bersama orang yang saya cintai walaupun dalam keadaan terkurung. Hal ini merupakan suatu penyemangat tersendiri untuk  menjalani sisa hukuman agar bisa berjumpa dengan isteri tercinta,” ungkap Latumahina. Hal senada diungkapkan WBP Daniel Djerumpun. “Kami sangat berterima kasih kepada petugas Cabrutan Dobo, dalam hal ini bagian bimbingan kerohaniaan, karena sudah membantu dalam mempersiapkan segala proses pernikahan,” tuturnya. Kepala Cabrutan Dobo D. Lekatompessy, turut berbahagia bagi kedua pasangan nikah ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama membantu menyukseskan pelaksanaan pernikahan tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa pernikahan yang dilaksanakan merupakan hal yang baru, tapi atas kerja sama dan koordinasi lintas instansi, maka prosesi perinkahan ini dapat terselenggara dengan baik. “Saya mewakili seluruh jajaran Cabrutan Dobo mengucapkan turut berbahagia kepada kedua pasangan nikah. Saya juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya pernikahaan kedua WBP kami. Hal ini merupakan sesuatu yang baru dan kiranya bisa menjadi program pembinaan yang rutin dilakukan untuk terselenggaranya pemenuhan HAM bagi setiap warga negara, terkhususnya WBP Cabrutan Dobo,” tuturnya. Pernikahan tersebut bahkan turut disaksikan oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Maluku, M.J. Mataheru, yang saat itu tengah melakukan kunjungan kerja ke Cabrutan Dobo. Ia kagum bisa secara langsung melihat prosesi pernikahan tersebut dan mengapresiasi kinerja Kepala Cabrutan Dobo beserta jajarannya. “Walaupun salah satu Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan terluar, namun dalam bentuk pelayanan dan pemenuhan HAM begitu nyata dirasakan,” pujinya.     Kontributor: M.P.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0