PERSONEL PENGAMANAN DI LP NUSAKAMBANGAN DITAMBAH

  Cilacap, Antara Jateng -Polres Cilacap menambah personel pengamanan di Pulau Nusakambangan pascaterungkapnya foto pembaiatan paham Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS-ISIS/IS) oleh terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih.   "Penambahan saat jam besuk. Kalau patroli tetap kami lakukan," kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Andry Triaspoetra di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis.   Menurut dia, pihaknya pada hari Rabu (6/8) diundang untuk menghadiri rapat koordinasi di Lapas Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, guna membahas permasalahan tersebut.   Dari rapat koordinasi tersebut, kata dia, pihaknya mengetahui kesulitan-kesulitan petugas lapas dalam menangani napi kasus terorisme.   "Bahkan, mereka sendiri (petugas lapas, red.) ternyata morilnya menghadapi napi teroris sudah 'down' karena kalau mereka mengingatkan napi, mereka langsung dibalas
PERSONEL PENGAMANAN DI LP NUSAKAMBANGAN DITAMBAH

  Cilacap, Antara Jateng -Polres Cilacap menambah personel pengamanan di Pulau Nusakambangan pascaterungkapnya foto pembaiatan paham Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS-ISIS/IS) oleh terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih.   "Penambahan saat jam besuk. Kalau patroli tetap kami lakukan," kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Andry Triaspoetra di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis.   Menurut dia, pihaknya pada hari Rabu (6/8) diundang untuk menghadiri rapat koordinasi di Lapas Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, guna membahas permasalahan tersebut.   Dari rapat koordinasi tersebut, kata dia, pihaknya mengetahui kesulitan-kesulitan petugas lapas dalam menangani napi kasus terorisme.   "Bahkan, mereka sendiri (petugas lapas, red.) ternyata morilnya menghadapi napi teroris sudah 'down' karena kalau mereka mengingatkan napi, mereka langsung dibalas begini 'kamu rumahnya di sini ya', 'istri kamu namanya ini ya'," katanya.   Dengan demikian, kata dia, para petugas lapas ketakutan karena napi-napi teroris itu tahu nama-nama keluarga mereka sehingga blok napi teroris tidak pernah dirazia.   Oleh karena itu, lanjut dia, di blok tersebut terjadilah pemotretan dan pembaiatan karena tidak pernah didatangi petugas.   Menurut dia, kejadian tersebut sebenarnya tanggung jawab lapas karena polisi hanya bisa berada di ring luar.   Kendati demikian, dia mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan menggelar razia seperti yang dilakukan pada malam Tahun Baru 2014.   "Kami tidak ingin di dalam itu (lapas, red.) ada hal-hal yang tidak boleh di dalam, contohnya bendera ISIS, itu dari mana," katanya.   Menurut dia, pihaknya telah menyelidiki asal muasal bendera ISIS yang ditemukan di Lapas Pasir Putih.   Berdasarkan hasil penyelidikan, kata dia, bendera ISIS tersebut berasal dari jilbab yang digunakan pembesuk.   Menurut dia, hal itu diketahui berdasarkan informasi dari napi yang kooperatif dengan Polres Cilacap dan Lapas Pasir Putih.   Dalam hal ini, lanjut dia, pembesuk tersebut membawa dua lembar jilbab yang salah satunya merupakan bendera ISIS.   Sumber: http://www.antarajateng.com/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0