Petugas Lapas Gagalkan Penyelundupan Sabu

TENGGARONG – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Tenggarong berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu  pada Sabtu (19/7) lalu. Narkotika itu ditemukan dari dua narapidana (napi) wanita berinisial KR (29) dan HD (37). Dari tangan keduanya, diamankan dua poket sabu seberat satu gram.   Kepala Lapas Kelas IIB Tenggarong Ichsan mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal saat datang seorang pembesuk berinisial YD ke Lapas Tenggarong sekitar pukul 10.30 Wita. Tujuannya untuk membesuk KR.   “Setelah diperiksa oleh petugas, pembesuk tersebut langsung menunggu di ruang tunggu, dan tak lama kemudian, datang KR mendatangi,” papar Ichsan kepada wartawan.   Tak lama KR bertemu dengan YD, KR tiba-tiba pergi ke koperasi Lapas. Di sana, KR membeli sebuah minuman kotak dan dibawa ke ruang tunggu. Saat di ruang tunggu, KR membuka minuman yang dibelinya itu dan diminum. Selang beberapa lama kemudian, HD juga ke
Petugas Lapas Gagalkan Penyelundupan Sabu

TENGGARONG – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Tenggarong berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu  pada Sabtu (19/7) lalu. Narkotika itu ditemukan dari dua narapidana (napi) wanita berinisial KR (29) dan HD (37). Dari tangan keduanya, diamankan dua poket sabu seberat satu gram.   Kepala Lapas Kelas IIB Tenggarong Ichsan mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal saat datang seorang pembesuk berinisial YD ke Lapas Tenggarong sekitar pukul 10.30 Wita. Tujuannya untuk membesuk KR.   “Setelah diperiksa oleh petugas, pembesuk tersebut langsung menunggu di ruang tunggu, dan tak lama kemudian, datang KR mendatangi,” papar Ichsan kepada wartawan.   Tak lama KR bertemu dengan YD, KR tiba-tiba pergi ke koperasi Lapas. Di sana, KR membeli sebuah minuman kotak dan dibawa ke ruang tunggu. Saat di ruang tunggu, KR membuka minuman yang dibelinya itu dan diminum. Selang beberapa lama kemudian, HD juga keluar dari blok wanita dan mendatangi KR.   Hampir beberapa menit, YD pun pamit pulang, kemudian KR dan HD kembali menuju blok wanita. Sembari menuju blok wanita, KR pun terus meminum minuman yang dibelinya itu. Tapi, ungkap Ichsan, saat sampai di bagian pemeriksaan oleh petugas wanita, KR tiba-tiba gelisah dan langsung membuang minuman yang dibelinya itu ditempat sampah, padahal minuman tersebut belum habis.   “Karena minuman dia (KR, Red) belum habis, petugas wanita yang menjaga curiga dan langsung mengambil minuman itu di tempat sampah, saat diperiksa memang benar airnya masih ada,” beber Ichsan.   Ketika air di dalam minuman tersebut dibuang, petugas melihat ada benda hitam didalamnya. Ketika dirobek minuman kotaknya, petugas menemukan poketan yang diduga sabu. Sementara KR dan HD yang tertangkap tangan, langsung diamankan petugas dan di bawa ke kantor.   “Setelah mengetahui ada sabu di dalam kotak minuman itu, kami langsung berusaha mengejar pembesuk itu (YD, Red) tapi sayang pembesuk itu berhasil kabur,” terang Ichsan.   Sementara itu, lanjut Ichsan, kasus ini langsung dilaporkan ke pihak Satuan Resnarkoba Polres Kukar. Kemudian sekitar pukul 15.00 Wita, KR dan HD langsung digiring ke Mapolres guna dimintai keterangan lebih lanjut. “ Keduanya masih enggan mengaku. Mereka malah mengatakan kalau tidak tahu menahu mengenai barang yang ada di dalam minuman kotak tersebut. Bahkan dia mengaku barang itu didapatnya langsung dari dalam minuman,” jelas Ichsan.   Ichsan mencurigai, saat KR bertemu dengan YD, secara diam-diam YD memasukkan barang itu ke dalam minuman KR tanpa sepengetahuan petugas. “Mungkin saat petugas lengah, pembesuk itu memasukkannya ke dalam minuman KR karena tak lama kemudian YD pulang dan KR kembali masuk ke dalam blok wanita,” urai Ichsan. KR dan HD, tambah Ichsan, merupakan napi kasus narkotika dan sudah divonis di Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong. “Kalau KR di vonis 7,3 tahun, sementara HD sekitar 8,4 tahun,” ungkap Ichsan.   Terpisah Kapolres Kukar AKBP Abdul Karim melalui Kasat Resnarkoba AKP Suwarno mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan dua poket sabu-sabu. Diperkirakan setiap poket seberat 0,5 gram. Jadi kalau ditotal mencapai 1 gram. “ Kita masih melakukan pendalam dalam kasus ini. Semoga saja pengedarnya berhasil kita tangkap,” terangnya. (sab1213)   Sumber : korankaltim.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0