PKK Gelar Pelatihan Burger di Lapas

GUBERNUR RIAU INILAH.COM, Tembesi - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam melatih 48 perempuan binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Barelang membuat "burger bun", Senin (13/2) di aula Lapas II A di Tembesi. Pelatihan ini untuk menciptakan perempuan yang kreatif dan produktif dalam keluarga. "Selain itu, juga sebagai salah satu bentuk dukungan moril dan kepedulian sosial TP PKK Kota Batam terhadap kaum perempuan warga binaan Lapas," kata ketua panitia kegiatan, Erdawati Firmansyah. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja PKK Kota Batam pada kelompok kerja (pokja) I yang membidangi P4 dan gotong royong. Seluruh peserta tampak antusias mem

GUBERNUR RIAU INILAH.COM, Tembesi - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam melatih 48 perempuan binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Barelang membuat "burger bun", Senin (13/2) di aula Lapas II A di Tembesi. Pelatihan ini untuk menciptakan perempuan yang kreatif dan produktif dalam keluarga. "Selain itu, juga sebagai salah satu bentuk dukungan moril dan kepedulian sosial TP PKK Kota Batam terhadap kaum perempuan warga binaan Lapas," kata ketua panitia kegiatan, Erdawati Firmansyah. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja PKK Kota Batam pada kelompok kerja (pokja) I yang membidangi P4 dan gotong royong. Seluruh peserta tampak antusias memperhatikan penjelasan dan demo membuat burger bun yang dipraktekkan langsung oleh Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi. Tak lupa, TP PKK Kota Batam juga memberikan bingkisan kepada perempuan warga binaan lapas. Ketua TP PKK Kota Batam, Mariana Ahmad Dahlan dalam sambutan yang dibacakan Kepala BPPKB Kota Batam, Nurmadiah mengharapkan kaum perempuan binaan Lapas nantinya dapat memanfaatkan pelatihan yang diberikan untuk menambah penghasilan dan meningkatkan kemandirian diri. Kepada seluruh yang hadir Nurmadiah mengimbau agar tidak mengucilkan warga binaan Lapas, karena pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna. "Jangan jadikan kesalahan masa lalu sebagai awal kehancuran, akan tetapi jadikan ia sebagai pembelajaran untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik lagi," ucap Nurmadiah. Sementara itu Kepala Lapas II A Barelang, Sutrisman dalam kesempatan tersebut menjelaskan perbedaan rumah tahanan (rutan) dengan lapas. "Rutan adalah tahanan negara yang masih dalam proses hukum, sedangkan lapas adalah tempat bagi tahanan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap”, ujar Sutrisman. Dikatakan, saat ini penghuni Lapas Barelang berjumlah 890 orang, dan 48 orang di antaranya adalah perempuan. Dalam melakukan pembinaan, lapas sangat membuka pintu bagi masyarakat untuk memberikan pelatihan kepada warga binaannya, karena menurut Sutrisman, lapas tidak akan mungkin bisa melaksanakan pembinaan tanpa adanya dukungan masyarakat. [mor] Sumber: sindikasi.inilah.com/read/detail/1830276/pkk-gelar-pelatihan-burger-di-lapa  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0