Rutan Karimun Siapkan Kejar Paket Pendidikan

KARIMUN (HK) - Guna memenuhi hak pendidikan bagi warga binaan, Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun menyiapkan program paket pendidikan untuk para warga binaannya, diantaranya paket A, paket B, paket C dan buta huruf selama menjalani masa tahanan. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan kemudahan dan bekal bagi para warga binaan sehabis menjalani masa hukuman. Demikian dikatakan Kepala Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun, Haswem. "Kalau jumlahnya saya tidak ingat, yang jelas pendidikan paket A, B, C dan buta huruf ini untuk semua napi tanpa terkecuali," ungkap Haswen ke awak media, kemarin. Dijelaskan, bahwa program pendidikan tersebut dipersiapkan untuk menunjang pembinaan para narapidan di kemudian hari. Sedangkan di luar saja orang berebut untuk dapat ijazah, makanya kesempatan seperti ini jarang didapat dan masih jarang Rutan atau Lapas melaksanakna pendidikan seperti yang kita lakukan. Da

Rutan Karimun Siapkan Kejar Paket Pendidikan
KARIMUN (HK) - Guna memenuhi hak pendidikan bagi warga binaan, Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun menyiapkan program paket pendidikan untuk para warga binaannya, diantaranya paket A, paket B, paket C dan buta huruf selama menjalani masa tahanan. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan kemudahan dan bekal bagi para warga binaan sehabis menjalani masa hukuman. Demikian dikatakan Kepala Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun, Haswem. "Kalau jumlahnya saya tidak ingat, yang jelas pendidikan paket A, B, C dan buta huruf ini untuk semua napi tanpa terkecuali," ungkap Haswen ke awak media, kemarin. Dijelaskan, bahwa program pendidikan tersebut dipersiapkan untuk menunjang pembinaan para narapidan di kemudian hari. Sedangkan di luar saja orang berebut untuk dapat ijazah, makanya kesempatan seperti ini jarang didapat dan masih jarang Rutan atau Lapas melaksanakna pendidikan seperti yang kita lakukan. Dalam menjalankan program pendidikan untuk para Napi tersebut kata Haswem, sebelumnya telah dilaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Pendidikan yang mana programnya telah berjalan setahun atau baru dimulai pada November tahun lalu. Sedangkan dalam pelaksanaannnya, setiap paket akan digelar satu kali dalam seminggu. "Tujuan dari memberikan hak pendidikan bagi mereka ini adalah ketika mereka keluar atau selesai menjalani masa tahanan agar masa pendidikannya untuk melanjutksan study tidak memakan waktu lama lagi," katanya. Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim mengatakan, jumlah narapidana yang mengikuti program pendidikan untuk segala jenis paket belum terjadi perubahan sejak awal dilaksanakan program tersebut. Berdasakan program pendidikan atau paket, maka jumlah paket A diikuti sebanyak 28 orang, paket B 40 orang, paket C 35 orang dan buta huruf 12 orang. Dalam menyelenggarakan program tersebut, Disdik bekerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di Pulau Karimun. Untuk proses pembelajaran di dalam Rutan Kelas II B Tanjung Balia Karimun, Disdik memanggil beberapa PKBM sehingga ada empat yang menyanggupi untuk menangani program pendidikan di Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun, yakni khusus buta huruf atau KF ditangani PKBM Sinar Bangsa. Mereka juga diberikan materi skill seperti menjahit, sablon dan sebagainya. Kemudian program paket A ditangani PKBM Mitra Mandiri, paket B ditangani PKBM Al- Himmah dan paket C ditangani Kelompok Belajar Melati. Sedangkan guru yang mengajar adalah merek yang sehari-hari mengajar di sekolah formal. Ada guru yang mengajar di beberapa SMP, di SMA Binaan dan ada pula guru yang mengajar lulusan S2. (gan) Sumber : haluankepri.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0