RUTAN SURABAYA ADAKAN HALAL BIHALAL BERSAMA VETERAN PEGAWAI

Surabaya, INFO_PAS - Guna menjalin tali silahturahmi antar sesama pegawai, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP, dan juga para veteran petugas, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Surabaya mengadakan halal bihalal di lapangan Rutan Surabaya, Senin (18/8). Kadiyono selaku Kepala Rutan (Karutan) Surabaya mengatakan acara ini digelar untuk tetap menjalin tali silaturahmi antar sesama pegawai rutan terletak di perbatasan Kabupaten Sidoarjo dengan Kota Surabaya ini. “Acara ini sengaja digelar untuk memberikan hibura
RUTAN SURABAYA ADAKAN HALAL BIHALAL BERSAMA VETERAN PEGAWAI

Surabaya, INFO_PAS - Guna menjalin tali silahturahmi antar sesama pegawai, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP, dan juga para veteran petugas, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Surabaya mengadakan halal bihalal di lapangan Rutan Surabaya, Senin (18/8). Kadiyono selaku Kepala Rutan (Karutan) Surabaya mengatakan acara ini digelar untuk tetap menjalin tali silaturahmi antar sesama pegawai rutan terletak di perbatasan Kabupaten Sidoarjo dengan Kota Surabaya ini. “Acara ini sengaja digelar untuk memberikan hiburan kepada WBP, apalagi kita baru saja memperingati Idul Fitri. Halal bihalal ini sekaligus untuk saling bersalaman dan meminta maaf kepada seluruh penghuni dan sebaliknya,” ucap Karutan. Kadiyono kembali menuturkan, rutan yang lebih dikenal dengan sebutan Rutan Medaeng ini memiliki 146 pegawai. Hadir sebagai undangan pada acara halal bihalal, yakni para veteran petugas rutan serta anggota Dharma Wanita Rutan Surabaya. Acara halal bihalal dimulai pukul 09.00 WIB dan diisi dengan tauziyah dari Ustad Arisuddin serta diiringi alunan musik gambus. “Halal bihalal sebenarnya merupakan tradisi di Indonesia. Nabi Muhammad tidak pernah mengajarkan kegiatan seperti ini, namun saling memaafkan antar sesama merupakan suatu keharusan karena manusia tidak lepas dari kesalahan,” tutur Ustad Aris. Ceramah yang banyak diselingi dengan candaan tersebut membuat para WBP dan undangan yang hadir larut dalam suasana kekeluargaan yang kental. Bahkan para jamaah meminta tauziyah terus dilakukan ketika Ustad Aris akan menutup ceramahnya. (IR)   Kontributor: Aditya W.S.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0