RUTAN TERKENDALA SEL KHUSUS

BALIKPAPAN - Lima narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Balikpapan yang terinfeksi virus HIV/AIDS akan menjalani serangkaian pemeriksaan. Itu untuk memastikan tingkat keparahan penyakit mematikan itu bersarang di tubuh mereka. Demikian diungkapkan, anggota Tim HIV Rutan Balikpapan, Elvera Money kepada Kaltim Post.   Menurutnya, 5 ODHA julukan bagi para penderita HIV/AIDS ini, terlebih dulu akan menjalani pemeriksaan ketahanan tubuh penderita terhadap penyakit ini (Tes CD 4) oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Balikpapan yang dilanjutkan pemeriksaan di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo atau RS Tentara sesuai petunjuk dari Dinas Kesehatan Balikpapan.   “Dari hasil Tes CD 4 ini akan terlihat separah apa kondisi narapidana itu. Setelah itu petugas dan paramedis yang akan menentukan pengobatan dan terapi yang akan dijalani,” jelasnya.   Ia mengatakan, untuk mengantisipasi narapidana yang terinfeksi AIDS ini dikucilkan warga
RUTAN TERKENDALA SEL KHUSUS

BALIKPAPAN - Lima narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Balikpapan yang terinfeksi virus HIV/AIDS akan menjalani serangkaian pemeriksaan. Itu untuk memastikan tingkat keparahan penyakit mematikan itu bersarang di tubuh mereka. Demikian diungkapkan, anggota Tim HIV Rutan Balikpapan, Elvera Money kepada Kaltim Post.   Menurutnya, 5 ODHA julukan bagi para penderita HIV/AIDS ini, terlebih dulu akan menjalani pemeriksaan ketahanan tubuh penderita terhadap penyakit ini (Tes CD 4) oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Balikpapan yang dilanjutkan pemeriksaan di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo atau RS Tentara sesuai petunjuk dari Dinas Kesehatan Balikpapan.   “Dari hasil Tes CD 4 ini akan terlihat separah apa kondisi narapidana itu. Setelah itu petugas dan paramedis yang akan menentukan pengobatan dan terapi yang akan dijalani,” jelasnya.   Ia mengatakan, untuk mengantisipasi narapidana yang terinfeksi AIDS ini dikucilkan warga binaan lainnya, pihak Rutan akan merahasiakan nama narapidana tersebut.   Sementara itu, Kepala Rutan Klas II B Balikpapan, Budi Prajitno mengaku, pihaknya terkendala sel khusus. Padahal harusnya narapidana yang terinfeksi AIDS bisa dikarantina di penjara khusus.   Diketahui, sebanyak 50 narapidana melakukan tes urine di aula pertemuan dan ibadah, Rutan Klas II B Balikpapan, kemarin (19/6). Sebanyak 5 orang terinfeksi virus mematikan tersebut.(*/fil/rom/k8)   Sumber : kaltimpost.co.id

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0