Sabu dan Ponsel Disita dari Lapas

MUARABELITI– Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) berhasil menyita satu paket besar diduga sabu dan tujuh buah telepon selular (ponsel) kemarin. Paket sabu ditemukan petugas dari bawah bantal dan dalam sebuah jam tangan milik penghuni kamar nomor 6.“Narkoba ditemukan dari kamar 6 yang berisi 13 warga binaan.Siapa pemiliknya masih kita dalami,”kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Mura, Basyir Ramlan. Setelah penemuan barang haram tersebut, petugas kesehatan lapas kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap empat penghuni lapas.Hasilnya dua dari empat warga binaan yang diperiksa positif menggunakan psikotropika. “Yang kita teliti Firman,Awam, Rudi Hartono serta Rinto Apriyanto. Setelah diperiksa ada dua yang dinyatakan positif menggunakan psikotropika yakni Awam dan Rudi,”ujarnya. Kepala Kesatuan pengamanan lapas, Ronald mengatakan, razia tersebut merupakan razia rutin yang dilakukan oleh LP Narkotika.Sebel

Sabu dan Ponsel Disita dari Lapas
MUARABELITI– Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) berhasil menyita satu paket besar diduga sabu dan tujuh buah telepon selular (ponsel) kemarin. Paket sabu ditemukan petugas dari bawah bantal dan dalam sebuah jam tangan milik penghuni kamar nomor 6.“Narkoba ditemukan dari kamar 6 yang berisi 13 warga binaan.Siapa pemiliknya masih kita dalami,”kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Mura, Basyir Ramlan. Setelah penemuan barang haram tersebut, petugas kesehatan lapas kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap empat penghuni lapas.Hasilnya dua dari empat warga binaan yang diperiksa positif menggunakan psikotropika. “Yang kita teliti Firman,Awam, Rudi Hartono serta Rinto Apriyanto. Setelah diperiksa ada dua yang dinyatakan positif menggunakan psikotropika yakni Awam dan Rudi,”ujarnya. Kepala Kesatuan pengamanan lapas, Ronald mengatakan, razia tersebut merupakan razia rutin yang dilakukan oleh LP Narkotika.Sebelumnya mereka juga menemukan narkotika yang dimasukkan ke dalam makanan untuk para narapidana.“Sudah waspada saja masih kecolongan apalagi tidak,”tegas Ronald. Dia menjelaskan, saat ini yang menghuni lapas narkotika ada sbanyak 317 warga binaan. Dimana warga binaan tersebut antara lain 300 orang di antaranya adalah laki-laki dan 17 orang lainnya perempuan. “Razia tetap kita lakukan karena untuk mencegah peredaran narkoba di dalam Lapas,” pungkasnya. hengky chandra agoes Sumber: www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/462032/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0