Sambangi Lapas Yogyakarta, Kadiv PAS Pimpin Apel & Buka Pelatihan WBP

Sambangi Lapas Yogyakarta, Kadiv PAS Pimpin Apel & Buka Pelatihan WBP

Yogyakarta, INFO_PAS - Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) D.I. Yogyakarta, Gusti Ayu Putu Suwardani, meminta jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta terus menjalin kekompakan dan sinergi dalam bertugas. Apalagi Lapas Yogyakarta berhasil menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham D.I. Yogyakarta yang diajukan untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) ke jenjang penilaian Tim Penilai Nasional usai sebelumnya mendapatkan rekomendasi baik dari Tim Penilai Internal Kemenkumham RI.

Hal tersebut disampaikan Kadiv PAS kala meminpin apel pagi jajaran Lapas Yogyakartta, Rabu (22/7). “Pimpinan menjadi role model bagi bawahannya, sedangkan jajarannya mendukung penuh serta berperan aktif mensukseskan semua program pimpinan. Masukan dan saran harus dikomunikasikan secara berkala demi kelancaran semua kegiatan yang mendukung keberhasilan meraih predikat WBK,” pesan Gusti Ayu.

Usai apel, ia langsung memeriksa kondisi di sekitar lingkungan Lapas Yogyakarta. Kebersihan, dan kerapihan lapas menjadi objek pengamatannya. Tak lupa, kondisi fasilitas pemberian layanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga turut diamati Kadiv PAS.

Selanjutnya, Kadiv PAS menghadiri pembukaan pendidikan dan pelatihan agrobisnis pertanian perkotaan bagi WBP Lapas Yogyakarta. Kegiatan ini menandai dimulainya era new normal, yakni dilaksanakannya kembali pembinaan kemandirian bagi WBP Lapas Yogyakarta setelah vakum beberapa waktu lalu karena wabah Coronavirus disease (COVID-19) yang tengah melanda.

Gusti Ayu meminta pembinaan kemandirian yang dilaksanakan tetap mematuhi protokol kesehatan. Era new normal disebutnya menuntut semua orang untuk beradaptasi dengan terus menjaga produktivitas serta kesehatan diri dan orang lain secara bersamaan dan berkesinambungan.

“Kita pahami bersama bahwa kelancaran pembinaan kemandirian WBP merupakan hal yang sangat penting karena menyangkut bekal kehidupan mereka ketika bebas kelak. Semua akan sia-sia jika terjadi penularan COVID-19. Kegiatan pembinaan kemandirian otomatis akan dihentikan kembali,” tuturnya.

Terakhir, ia berpesan kepada WBP peserta pembinaan kemandirian agar menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Bekal pengetahuan yang didapat diyakini Kadiv PAS akan bermanfaat bagi para WBP, terutama ketika telah bebas.

“Tunjukkan kalian bisa berkarya walaupun di tengah pandemi seperti sekarang. Saya harap dan saya yakini ketika bebas kalian bisa menjadi pribadi yang mandiri, bahkan bisa memberi manfaat bagi keluarga, dan orang-orang di sekitar,” tutup Gusti Ayu.

 

 

Kontributor: Divisi PAS DIY

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0