Sembunyikan Pil Koplo Dalam Sepatu, 2 Pembesuk di Lapas Banceuy Ditangkap

Bandung - Petugas menggagalkan peredaran psikotropika di Lapas Banceuy Bandung. Dua pemuda ditangkap saat akan menyelundupkan puluhan pil koplo yang disembunyikan di dalam sepatu. Keduanya berpura-pura akan membesuk salah satu napi yang meringkuk di sel Lapas Banceuy. Kedua tersangka yaitu BRS (29) dan TT (29). Petugas internal lapas dan anggota Ditnarkoba Polda Jabar meringkus para tersangka di Lapas Banceuy, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (1/10/2013) siang. "Alasan kedua tersangka berkunjung ke Lapas Banceuy untuk membesuk narapidana berinisial AN. Kedatangan tersangka sudah dicurigai," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Hafriyono di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (2/10/2013). Petugas Lapas Banceuy langsung berkoordinasi dengan anggota Ditnarkoba Polda Jabar untuk menggeledah kedua pemuda tersebut. Menurut Hafriyono, terungkapnya kasus ini karena petugas curiga melihat salah satu tersangka yaitu TT yang memakai sepatu ke

Sembunyikan Pil Koplo Dalam Sepatu, 2 Pembesuk di Lapas Banceuy Ditangkap
Bandung - Petugas menggagalkan peredaran psikotropika di Lapas Banceuy Bandung. Dua pemuda ditangkap saat akan menyelundupkan puluhan pil koplo yang disembunyikan di dalam sepatu. Keduanya berpura-pura akan membesuk salah satu napi yang meringkuk di sel Lapas Banceuy. Kedua tersangka yaitu BRS (29) dan TT (29). Petugas internal lapas dan anggota Ditnarkoba Polda Jabar meringkus para tersangka di Lapas Banceuy, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (1/10/2013) siang. "Alasan kedua tersangka berkunjung ke Lapas Banceuy untuk membesuk narapidana berinisial AN. Kedatangan tersangka sudah dicurigai," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Hafriyono di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (2/10/2013). Petugas Lapas Banceuy langsung berkoordinasi dengan anggota Ditnarkoba Polda Jabar untuk menggeledah kedua pemuda tersebut. Menurut Hafriyono, terungkapnya kasus ini karena petugas curiga melihat salah satu tersangka yaitu TT yang memakai sepatu kets berjalan jinjit. "Sepatu pun diperiksa. Ternyata ditemukan barang bukti psikotropika jenis alprazolam sebanyak 30 butir dan dumolid sebanyak 30 butir. Modus tersangka memasukan psikotropika ke alas sepatu dan dilem rapi," tutur Hafriyono didampingi Kasubnit I Ditresnarkoba Polda Jabar AKBP Kunto Prasetyo. Alprazolam dan dumolid atau pil koplo termasuk golongan obat psikotropika golongan IV. Obat tersebut fungsinya menghilangkan rasa cemas. Namun obat jenis itu sering disalahgunakan penggunanya. Hafriyono menjelaskan, alprazom dan dumolid tidak bisa dijual di sembarang tempat. "Obat jenis itu hanya bisa dikeluarkan setelah mendapat resep dokter," ucap Hafriyono. TT dan BRS memang mengenal salah satu napi penghuni Lapas Banceuy yaitu AN. "Saya dan AN teman waktu sekolah di SMA. Nah, waktu mau dipindahkan ke Lapas Banceuy, AN menelepon saya. Dia minta dikirim obat penenang," ucap BRS. BRS pun menyanggupinya. Ia lalu mengajak TT ke Lapas Banceuy untuk mengirim 60 butir pil koplo. BRS dijanjikan imbalan Rp 400 ribu jika berhasil mengantarkan pesanan tersebut. "Biar mudah masuk, kami pura-pura besuk. Saya meminjamkan sepasang sepatu buat TT. Nah, obat-obat tersebut saya sembunyikan di alas sepatu yang dipakai TT," tutur BRS. BRS mengaku sebulan lalu belanja alprazolam dan dumolid di daerah Roxy, Jakarta Selatan. Sepasang sepatu bekas untuk menyembunyikan pil koplo ini dibeli di daerah Cimuncang, Kota Bandung. Kedua pemuda asal Bandung tersebut dijerat Pasal 62 UU RI No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika yang ancamannya hukumannya minimal empat tahun penjara. TT dan BRS kini ditahan di Mapolda Jabar. Sumber : http://news.detik.com/read/2013/10/02/181024/2375920/486/1/sembunyikan-pil-koplo-dalam-sepatu-2-pembesuk-di-lapas-banceuy-ditangkap

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0