SOSIALISASI DAN SIMULASI PEMILU DI RUTAN PONOROGO

IMG_6889Ponorogo, INFO_PAS -  Enam hari menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden 2014, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Ponorogo mendapat sosialisasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo, Kamis (3/7). Selain sosialisasi, WBP juga diperlihatkan simulasi pelaksanaan Pemilu.

Bertempat di Aula Rutan Ponorogo, sebanyak 150 WBP hadir dalam acara yang bertujuan untuk memberikan pemahaman serta tata cara pencoblosan agar dalam pelaksanaan Pemilu 9 April 2014 mendatang berjalan

SOSIALISASI DAN SIMULASI PEMILU DI RUTAN PONOROGO

IMG_6889Ponorogo, INFO_PAS -  Enam hari menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden 2014, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Ponorogo mendapat sosialisasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo, Kamis (3/7). Selain sosialisasi, WBP juga diperlihatkan simulasi pelaksanaan Pemilu.

Bertempat di Aula Rutan Ponorogo, sebanyak 150 WBP hadir dalam acara yang bertujuan untuk memberikan pemahaman serta tata cara pencoblosan agar dalam pelaksanaan Pemilu 9 April 2014 mendatang berjalan lancar dan meminimalisir kesalahan-kesalahan pencoblosan.

“Walaupun kehilangan kebebasan diluar, WBP tidak kehilangan hak untuk menyalurkan suaranya dalam Pemilu,” kata Kepala Rutan, Subakdo.

Sementara itu, Moh Ihwanudin selaku Ketua KPU Kabupaten Ponorogo, menyadari keakuratan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di rutan lebih sulit daripada di tempat lain, “Saat ini DPT rutan sejumlah 252. Jumlah itu tidak semuanya ada karena mutasi bebas dan masuknya penghuni,” ujarnya.

Ihwanudin menghimbau WBP yang belum terdaftar di DPT rutan, namun terdaftar di tempat asal, bisa mengurus pindah memilih dengan meminta blangko A5. “Minta keluarga untuk urus pindah memilih supaya hak pilih tidak hilang,” pintanya.

Setelah pengarahan dari Kepala Rutan dan Ketua KPU, acara dilanjutkan dengan simulasi pelaksanaan dan tata cara Pemilu yang diikuti semua WBP yang hadir dan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) rutan.

Dalam simulasi digambarkan terdapat ada tujuh KPPS dengan urutan KPPS 1-3 sebagai pencatat nama/pemberi kartu suara, KPPS 4 petugas pendaftaran, KPPS 5 petugas penjaga tempat coblos, KPPS 6 petugas penjaga kotak suara, dan KPPS 7 tempat pemberian tinta.

“Semoga dengan adanya sosialisasi dan simulasi ini, Pemilu di Rutan Ponorogo bisa terlaksana dengan lancar,” harap Subakdo. (IR)

  

Kontributor: Fatkur Roji 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0