Tujuh Mantan Anggota DPRD Semarang Bebas Bersyarat dari Lapas Semarang

Semarang_INFO PAS – 7 (tujuh) mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Semarang dapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Senin (26/10).

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Semarang, Aris Tris Ochtia Sari membenarkan pelaksanaan PB ketujuh mantan anggota dewan tersebut.

“Pelaksanaan PB tujuh mantan anggota DPRD sudah sesuai prosedur. Pelaksanaan PB diserahterimakan ke Kejaksaan Negeri Semarang dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang,” jelas Okta.

Pelaksanaan bebas dilaksanakan setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Kerja Sosial dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Setelah SK Asimilasi Kerja Sosial turun dari Menteri Hukum dan HAM, ketujuh mantan anggota DPRD tersebut menjala

Tujuh Mantan Anggota DPRD Semarang Bebas Bersyarat dari Lapas Semarang

Semarang_INFO PAS – 7 (tujuh) mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Semarang dapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Senin (26/10).

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Semarang, Aris Tris Ochtia Sari membenarkan pelaksanaan PB ketujuh mantan anggota dewan tersebut.

“Pelaksanaan PB tujuh mantan anggota DPRD sudah sesuai prosedur. Pelaksanaan PB diserahterimakan ke Kejaksaan Negeri Semarang dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang,” jelas Okta.

Pelaksanaan bebas dilaksanakan setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Kerja Sosial dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Setelah SK Asimilasi Kerja Sosial turun dari Menteri Hukum dan HAM, ketujuh mantan anggota DPRD tersebut menjalani Asimilasi Kerja Sosial di Yayasan Pendidikan Muslim Indonesia (YPMI) dengan pengawasan dari Bapas Semarang,” lanjut Okta.

Ketujuh orang tersebut tersangkut asuransi fiktif DPRD Kota Semarang pada tahun 2003 silam yaitu Idris Imron, Rudy Suhardjo, Ahmad Munif, Otok Riyanto, Adhi Kuntoro, Heru Widiatmoko dan Leonard Andik.

Setelah bebas, mereka masih dalam pengawasan Bapas Semarang dan absensi setiap bulannya sampai dengan masa percobaan berakhir. (JP)

Kontributor : Fajar Sodiq

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0