WBP RUTAN SURABAYA DAPATKAN PELATIHAN MEMANDIKAN JENAZAH

Surabaya, INFO_PAS - Sedikitnya 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Klas I Surabaya mengikuti pelatihan merawat dan memandikan jenazah secara Islam, Senin (7/7). Pengetahuan tentang tata cara merawat jenazah tersebut diberikan langsung oleh Fachtur Rozi, Dosen Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel, Surabaya. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Rutan Moch. Toha, pelatihan tersebut diberikan guna bekal bagi para penghuni Rutan. “Pelatihan ini sebagai bagian dari pembinaan bagi warga binaan, suatu saat pasti akan berguna bagi mereka,”ujar Toha. Dalam pelatihan yang diawali dengan ceramah agama tersebut para WBP diajari tata cara mulai merawat, memandikan hingga menshalati jenazah. Para WBP juga diberi kesempatan untuk melakukan praktik langsung. Alat peraga yang dipakai adalah sebuah boneka, dan beberapa peralatan yang sudah disiapkan. Pada awalnya WBP wanita takut-takut, bahkan ada yang merasa merinding, tapi pada akhirnya mere

WBP RUTAN SURABAYA DAPATKAN PELATIHAN MEMANDIKAN JENAZAH
Surabaya, INFO_PAS - Sedikitnya 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Klas I Surabaya mengikuti pelatihan merawat dan memandikan jenazah secara Islam, Senin (7/7). Pengetahuan tentang tata cara merawat jenazah tersebut diberikan langsung oleh Fachtur Rozi, Dosen Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel, Surabaya. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Rutan Moch. Toha, pelatihan tersebut diberikan guna bekal bagi para penghuni Rutan. “Pelatihan ini sebagai bagian dari pembinaan bagi warga binaan, suatu saat pasti akan berguna bagi mereka,”ujar Toha. Dalam pelatihan yang diawali dengan ceramah agama tersebut para WBP diajari tata cara mulai merawat, memandikan hingga menshalati jenazah. Para WBP juga diberi kesempatan untuk melakukan praktik langsung. Alat peraga yang dipakai adalah sebuah boneka, dan beberapa peralatan yang sudah disiapkan. Pada awalnya WBP wanita takut-takut, bahkan ada yang merasa merinding, tapi pada akhirnya mereka berani mencoba juga. Para WBP sedikit banyak mendapat pelajaran dari rangkaian pelatihan mengurus jenazah tersebut. Menurut Titin, tahanan yang tersangkut kasus narkoba ini banyak sekali mendapat manfaatnya. “Minimal mengingatkan kita akan kematian yang pasti akan kita alami juga,” ungkapnya. Dengan pelatihan itu, diharapkan WBP bisa mengembangkan potensi diri dan pengetahuan tersebut diharapkan berguna ketika mereka kembali ke masyarakat. (JP)   Kontributor : Aditya.W.S.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0